Internasional

Bom Surat Meledak di Belanda

Indah Pratiwi - 13/02/2020 07:15

Beritacenter.COM - Belanda diguncang bom surat yang meledak di dua lokasi berbeda pada Rabu (12/2) waktu setempat namun tak ada korban terluka dalam insiden ledakan bom surat tersebut.

Diketahui, pelakunya merupakan pemeras yang meminta pembayaran dengan bitcoin. "Kedua ledakan itu berkekuatan kecil, satu di kantor pemilahan surat ABN Amro Bank di Amsterdam dan satu lagi berjarak 225 km di ruang surat grup elektronik Jepang, Ricoh," ungkap pernyataan kepolisian.

"Kepolisian yakin skenario paling mendekati adalah surat yang ditemukan pada RAbu (12/2) adalah satu dari beberapa bom surat yang dikirim ke sejumlah lokasi di penjuru negeri," papar kepolisian, merujuk pada insiden di Amsterdam.

Salah satu pegawai di kantor pemilahan surat Amsterdam mendengar ada bunyi mendesis saat mereka hendak membuka surat tersebut. "Pegawai melemparkan surat itu dan terjadi ledakan kecil," ungkap kepolisian kota Amsterdam.

"Pembayaran dengan bitcoin diminta dalam surat pemerasan itu," papar kepolisian.

Perlu diketahui, Bitcoin merupakan mata uang digital yang pembayarannya sulit dilacak keberadaannya. Chief Executive Officer (CEO) ABN Kees Van Dijkhuizen menyebutkan, pelaku telah berbicara dengan pegawai yang menangani surat itu di pusat pemilahan di Amsterdam.

"Kabar baiknya dia tidak terluka, kabar buruknya tentu itu terjadi dan orang kami harus menghadapinya," kata Dijkhuizen.

"Syukurlah tak ada yang terluka, tapi yang mengalaminya tentu sangat terkejut," ungkap Ricoh.

 

 

Berita Lainnya