Internasional

Kota Wuhan China Merah Menyala dari Satelit?

Indah Pratiwi - 14/02/2020 08:16

Beritacenter.COM - Satelit memperlihatkan hal yang tidak biasa di kota Wuhan China dimana kawasan tersebut menunjukan tingkat SO2 kian mengkhawatirkan. Sebab, kota tersebut masih diselimuti virus corona.

Hal ini terjadi lantaran di Wuhan telah terjadi kremasi massal atau pembakaran mayat secara massal agar virus corona tidak menyebar semakin parah.

Mengutip Daily Mail, tingkat sulfur dioksida meningkat seiring tubuh dikremasi dan juga telah terjadi pembakaran limbah medis. Dari satelit memperlihatkan kota Wuhan seperti peta yang terbakar menyala.

China sendiri telah memutuskan bahwa tubuh korban yang mati karena terinfeksi virus corona harus dikremasi dalam pemakaman. Meski demikian, pemerintah China rupanya masih menyembunyikan jumlah besar kematian yang dikremasi massal itu.

Para ilmuan menduga, tubuh yang dikremasi melepaskan zat SO2, polutan dan nitrogen oksida. WHO badan kesehatan dunia juga menegaskan, jika pelepasan SO Sulfur dioksida jumlahnya terlalu banyak maka bisa mengakibatkan risiko serius pada kesehatan manusia.

Pasalnya, gas tersebut akan menghasilkan risiko asma, radang paru-paru, dan penurunan fungsi paru-paru. Sampai saat ini telah terdapat 1.312 orang meninggal dunia dan 4.500 orang terjangkit akibat virus corona.

 

TAG TERKAIT :
Berita Kriminal Indonesia Berita Center Gempa jember

Berita Lainnya