Ekonomi

Industri Elektronik Mulai Khawatir Virus Corona

Anas Baidowi - 17/02/2020 08:54

Beritacenter.COM - Dampak virus corona yang berkepanjangan menimbulkan kekhawatiran bagi indutri elektronik. Karena sebagian komponen industri masih diimpor dari China.

Asisten GM PT Sharp Electronics Indonesia (SEID) Agus Soewadji mengatakan, selama ini komponen-komponen perusahaannya mengandalkan China demi memenuhi kebutuhan. Sejumlah komponen yang diimpor dari China adalah komponen panel LED dan motor untuk lemari es.

"Memang produksinya bukan di Hubei, tapi provinsi lain di China. Namun, karena kini pengiriman apapun dari China diawasi ketat, kapal dari China tidak mudah bersandar di pelabuhan karena harus melalui pemeriksaan (bebas Corona)," katanya Senin (17/2/2020).

Masa bongkar muat yang memakan waktu lama berdampak terhadap pengunduran jadwal produksi. Namun, untuk menyiasatinya, kata Agus, perusahaan terpaksa menggunakan jalur udara yang notabene ongkos lebih mahal.

Agus berharap wabah virus corona segera berakhir. Dia khawatir jika berkepanjangan pertumbuhan ekonomi akan ikut terseret dan ujung-ujungnya permintaan pasar elektronik ikut terganggu.

Agus memperkirakan permintaan elektronik di dalam negeri cenderung stagnan pada kuartal I 2020 karena dipengaruhi wabah yang berasal dari kota Wuhan, China.

Meski demikian, perusahaan yang sudah memiliki basis produksi untuk lemari es, mesin cuci, dan televisi, masih menargetkan pertumbuhan penjualan.

"Kami targetkan penjualan Sharp Indonesia bisa tumbuh 10-15 persen tahun ini, dengan mengambil 'kue' kompetitoe," tuturnya.

TAG TERKAIT :
Berita Kriminal Indonesia Berita Center Virus Corona Dampak virus corona

Berita Lainnya