News

Beredar Isu Penyerangan saat Jemput Anak Kiai Jombang, Polda Jatim: Hoax!

Terkait kasus di Jombang ini banyak hoax yang bermunculan di media sosial. Kami terkait ini, Polri, penyidik dari Krimum sudah memeriksa saksi-saksi semuanya dan di situ tinggal kami melakukan upaya pada MSA

Aisyah Isyana - 17/02/2020 16:04
FOKUS : Polisi

Beritacenter.COM - Beredar kabar adanya penyerangan polisi saat melakukan penjemputan anak kiai Jombang, MSA, yang diduga mencabuli satri. Kabar yang tersebar di media sosial itu menyebutkan jika polisi melakukan tindakan melanggar hukum saat menjemput MSA.

Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan memastikan jika kabar itu hoax, tidak benar adanya. Dia menyebut banyak hoax bertebaran di medsos, sebut contoh hoax yang menyebutkan polisi melakukan kekerasan saat menangkap MSA. Luki memastikan jika pihaknya melakukan upaya penegakan hukum sesuai aturan berlaku.

Baca juga :

"Terkait kasus di Jombang ini banyak hoax yang bermunculan di media sosial. Kami terkait ini, Polri, penyidik dari Krimum sudah memeriksa saksi-saksi semuanya dan di situ tinggal kami melakukan upaya pada MSA," kata Luki di Mapolda Jatim, Senin (17/2/2020).

Hoax yang beredar di media sosial ini, jelas Luki, telah memicu amarah dan emosi masyarakat terlebih pendukung anak kiai, MSA. Luki memastikan jika kejadian yang sebenarnya tak seperti apa yang dituduhkan di medsos.

"Inilah bentuk berita hoaks, yang ini mana ini semakin banyak dan akan memancing pihak-pihak yang tidak tahu permasalahannya karena ada berita berita di media sosial. Tapi kami akan turun, saya akan datang ke yang bersangkutan langsung," jelasnya.

Untuk itu, Luki mengimbau agar sejumlah pihak tidak terpancing dan menghalangi proses penegakan hukum yang dilakukan polisi. Terlebih, dia menyebut pihaknya telah meminta dukungan para uiama dan tokoh masyarakat di Jombang.

"Semua pihak mendukung kami dan meminta kami untuk datang. Makanya kami akan mengirim tim untuk menanyakan ke yang bersangkutan, apakah kendalanya, apakah ada proses yang kriminalisasi atau yang lain. Kita akan datangi dan saya akan menjemput sendiri nanti kalau memang yang bersangkutan ingin membawa pengacara silakan," imbuh Luki.

"Makanya ini saya mengimbau masyarakat tidak terpancing dengan adanya adu domba di media-media yang membuat kasus ini seolah-olah kasus ini sulit Tidak ini sudah jelas kalau memang punya bukti-bukti bahwa dia tidak terlibat ya silakan," tandasnya.

TAG TERKAIT :
Pencabulan Polda Jatim Anak Kiai Cabuli Santri Pencabulan Santri di Jombang

Berita Lainnya