Kriminal

Dihancurkan dengan Bahan Kimia, Kilinik Abosi di Jakpus Buang Janin ke Septic Tank

Aisyah Isyana - 17/02/2020 16:58
FOKUS : Polisi

Beritacenter.COM - Klinik aborsi di kawasan Senen, Jakarta Pusat, berhasil dibongkar polisi. Telah membunuh sedikitnya 903 janin, polisi menyebut klinik itu membuang ratusan janin hasil abosi ke dalam septic tank. Janin-janin itu dihancurkan dengan bahan kimia, sebelum akhirnya dibuang ke septic tank.

"Kita lakukan pemeriksaan bahwa janin itu dibuang di septic tank. Caranya dengan menaruh bahan kimia untuk menghancurkan janin-janin itu," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Senin (17/2/2020).

Baca juga : Polisi Ungkap Praktek Aborsi Yang Bunuh 903 Janin, Tersangka Pecatan PNS

Kepada polisi, para tersangka mengaku bahwa janin yang berusia 1-3 bulan lebih mudah untuk dihancurkan dengan bahan kimia. Namun, para tersangka mengaku kesulitanb dengan janin bertusia diatas 4 bulan.

"Yang paling mudah itu janin satu atau dua bulan tidak terlalu kentara, janin yang agak susah itu karena harganya lebih mahal ya, contoh di 4 bulan ke atas," ucap Yusri.

Sejauh ini, polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengusut kasus tersebut. Polisi juga sudah mengambil sampel janin yang dibuang ke dalam septic tank, untuk kemudian diuji.

"Siang tadi kita melakukan olah TKP kita bongkar septic tank yang ada untuk mengambil barang bukti yang lain, seperti janin-janin yang ada di sana. Ini tim lagi bekerja di TKP, rencana kita lakukan pemeriksaan laboratorium untuk memastikan bahwa memang janin-janin itu ada di septic tank tersebut," jelasnya.

Untuk diketahui, klinik itu diketahui telah melakukan praktik aborsi terhadap 903 janin sejak 2018 lalu. Klinik aborsi itu diketahui telah meraup keuntungan mencapai Rp 5,5 miliar.

"Saya sudah sampaikan 1.632 orang pernah ditangani di sini, dengan 903 dia aborsi selama 21 bulan sejak 2018 sampai sekarang ini. Total dia terima hasil pemeriksaan kita Rp 5,5 miliar lebih," terang Yusri.

TAG TERKAIT :
Polda Metro Jaya Aborsi Berita Kriminal Indonesia Kinik Aborsi

Berita Lainnya