Nasional

Pemerintah Kaji Pencabutan Status WNI Eks ISIS

Lukman Salasi - 20/02/2020 15:25

BeritaCenter.COM – Pencabutan status kewarganegaraan mantan kombatan ISIS di Suriah dan sejumlah negara lain belum diputuskan. Pemerintah menegaskan hal itu masih dikaji dengan serius.

"Belum, masih dikaji kan masih terus dikaji data data dulu," kata Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (20/2/2020).

Tercatat ada 689 mantan kombatan ISIS yang berada di Suriah dan negara lain. Pemerintah telah memutuskan tidak akan memulangkan mereka, kecuali anak-anak yang masih dikaji pemerintah.

Soal status kewarganegaraan, Kemenkum HAM masih membahas secara intens dengan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

"Sekarang kita masih rapat terus dengan BNPT," ujar Yasonna.

Sebelumnya, Menko Polhukam Mahfud Md menyebut pencabutan status kewarganegaraan tidak perlu lewat proses pengadilan. Pencabutan Status kewarganegaraan lewat keputusan menteri.

"Itu sedang dikerjakan oleh BNPT nanti pokoknya bentuknya Keputusan Pemerintah, keputusan pemerintah bisa bentuknya Keppres kalau itu orang permohonannya naturalisasi. Bisa (keputusan) Menkumham kalau pencabutan, kan gitu. Tergantung apa, lihat nanti," kata Mahfud di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (18/2).

TAG TERKAIT :
Berita Center Pemerintah WNI eks ISIS Status Kewarganegaraan

Berita Lainnya