Nasional

Pengantin Baru Jadi Pertimbangan Mendapat Kredit Usaha Rakyat

Indah Pratiwi - 20/02/2020 22:20

Beritacenter.COM - Pemerintah akan mengkaji pemberian kredit usaha rakyat(KUR) kepada para pengantin baru sebagai langkah mencegah rumah tangga miskin baru. Hal ini dlakukan untuk memotong ikatan rantai miskin di Indonesia.

"Bapak presiden dalam rapat kabinet sudah menyinggung kalau bisa ada KUR Pengantin. Jadi calon pengantin yang sudah punya keterampilan dan ingin bekerja sebagai pekerja mandiri kemudian butuh modal harus diberi akse. Itu cara kita menghindari jangan sampai terlalu banyak muncul rumah tangga miskin baru," kata Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (20/2/2020).

Dia menambahkan, langkah ini diusulkan untuk imbauan orang kaya agar menikahi orang miskin sebagai langkah untuk menyelesaikan keluarga miskin yang belum tuntas.

"Jadi itu salah satu cara kita memotong mata rantai keluarga miskin yang belum selesai-selesai.Kemudian kedua tadi itu mungkin perlu ada fatwa, anjuran, gerakan moral supaya orang jangan misalnya ada orang kaya dapat menantu miskin malu. Padahal itu bentuk sangat mulia karena bagian untuk mengentas saudara-saudara kita yang masih dalam kondisi miskin," tuturnya.

Saat ini mekanisme pembekalan pra nikah sudah diberlakukan. Dia mengatakan, pembekalan pranikah sangat penting agar pasangan memiliki pemahaman yang cukup. Salah satunya berkaitan dengan finansial di dalam rumah tangganya nantin.

"Dari 2,5 juta perkawinan per tahun itu paling yang punya potensi akan jadi keluarga dalam tanda petik maaf ya, sebetulnya saya juga tidak terlalu tepat mengatakan miskin, jadi keluarga miskin itu sekitar 10%. 250 ribu itu yang harus kita perhatikan," paparnya.

Berita Lainnya