Bisnis

Bisnis Travel Umroh Rugi Sampai Ratusan Miliar Imbas Arab Saudi Stop Jemaah

Indah Pratiwi - 27/02/2020 16:14

Beritacenter.COM - Ditutupnya pelayanan umroh oleh pemerintah kerajaan Arab Saudi membuat penyelenggara travel umroh di Indonesia mengalami kerugian hingga diprediksi mencapai ratusan miliar.

"Kerugiannya kurang lebih kalau seandainya kita nanti yang ke depannya ini batal nggak boleh berangkat, ya kali aja 50 ribu (jemaah) dikali (biaya umrah) Rp 20 juta rata-rata," kata Ketua Umum Sarikat Penyelenggara Umroh dan Haji (SAPUHI) Syam Resfiadi, Kamis (27/2/2020).

BACA JUGA

Penutupan ini, kata dia, hanya sementara saja. Namun, jika Arab memberlakukan umroh dari luar negara distop atau dihentikan dan hanya umroh lokal tentu akan merugikan banyak jasa travel haji dan umroh.

"Kerugian yang bisa ditimbulkan kurang lebih kalau sebulan rata-rata dari Indonesia sekitar 110 ribu jemaah, ya 14 hari ke belakang itu masa berlaku visa, artinya 2 minggu ya kita perkirakan sekitar 50 sampai 60 ribu jemaah lagi menunggu daftar berangkat nih," jelasnya.

Dia berharap, agar pemerintah Arab Saudi mengganti uang jemaah dengan tidak menghanguskan tiket-tiket yang telah dibeli agar para penyelenggara jasa travel umroh tidak mengalami kerugian.

"Itu akan bisa kita negosiasikan ke airline bahwa yang nggak bisa dapat visa mohon jangan dibatalkan depositnya atau pembayaran tiketnya, tapi dijadikan uang muka sampai nanti keberangkatan selanjutnya," tambahnya.

 

Berita Lainnya