Ekonomi

Ratusan Pengemudi Ojol Geruduk Gedung DPR, Komisi V Dikecam

Anas Baidowi - 28/02/2020 15:55

Beritacenter.COM - Ratusan pengemudi ojek online (Ojol) melekukan demonstrasi di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI di Senayan, Jakarta, Jumat (28/2/2020). Aksi Ojol kali ini menanggapi pernyataan Wakil Ketua Komisi V F-PPP Nurhayati Monoarfa yang mengatakan mayoritas anggota Komisi V menolak motor roda dua sebagai angkutan umum.

Koordinator aksi Lutfi Pramudya Iskandar Yohon mengatakan, aksi hari ini sebagai reaksi dari pernyataan wakil ketua komisi V DPR RI Ibu Nurhayati. Pengumudi ojek online tak terima komisi V menolak roda dua menjadi transportasi umum.

"Kami memang menyadari di negara manapun memang tidak ada roda dua dijadikan trnsportasi umum," katanya.

Meski demikian, Lutfi tetap tidak terima dengan wacana komisi V DPR tersebut, menurutnya alasan roda dua tidak menjadi kendaraan umum tidak relevan.

"Gini, kita masuk jadi driver tidak mudah, diuji dulu safety riding. Jadi semua driver itu menjalani tahap safety riding sebelum diterima dari driver ojek online," tutur Lutfi.

Jika yang dijadikan alasan adalah keselamatan, kata Lutfi, selama ini belum ada ojol tingkat kecelakaan lalu lintas tinggi. "Kenapa tidak perusahaan motor yang dilarang atau ditutup jika yang dijadikan alasan keselematan," lanjutnya.

Lutfi mengungkapkan, Pernyataan Komisi V menolak legalitas kendaraan roda dua sebagai transportasi umum telah melukai perasaan jutaan driver ojek online.

 

TAG TERKAIT :
Ojek online Berita Kriminal Indonesia Berita Center Driver ojek online Ojol Aksi ojek online

Berita Lainnya