Ekonomi

Jualan Masker di Online dengan Harga Tak Wajar Akan Diblokir...

Namun, setelah Presiden Joko Widodo mengumumkan jika ada warga negara Indonesia yang terkena virus corona, pengiriman masker ke luar negeri mulai berkurang. Para penjual masker kini sudah cukup mendapatkan keuntungan besar dengan menjual masker ke dalam negeri saja.

Sari Intan Putri - 04/03/2020 15:18

Beritacenter.COM - Saat virus corona masih belum menyentuh warga negara Indonesia, masyarakat berbondong-bondong untuk mengirim ataupun menjual masker ke luar negeri dengan harga yang lumayan fantastis.

Namun, setelah Presiden Joko Widodo mengumumkan jika ada warga negara Indonesia yang terkena virus corona, pengiriman masker ke luar negeri mulai berkurang. Para penjual masker kini sudah cukup mendapatkan keuntungan besar dengan menjual masker ke dalam negeri saja.

Diketahui juga jika penjualan masker juga banyak terdapat dalam aplikasi belanja online seperti Shopee dan Lazada. Tak tanggung-tanggung, penjual menjual masker hingga jutaan rupiah.

Pada waktu normal, masker sudah dapat dibeli dengan harga Rp 25.000 per box nya. Namun, saat ini masker bedah berisi 100 kotak bisa dijual menyentuh harga Rp 24,5 juta.

Agar dapat menstabilkan harga masker di penjualan online, pihak terkait tak akan segan-segan untuk menutup akun penjual masker dengan harga yang tak wajar.

Hal senada juga diucapkan oleh Ferry Kusnowo. Chief of Customer Experience Lzada tersebut akan terus melihat perkembangan harga yang ada di pasaran. Apabila ada yang tak beres, lanjut Ferry, pihak kami tak sungkan untuk menutup tokonya.

“Hal ini memerlukan peran dan kerja sama dari para penjual. Apabila ditemukan ketidakwajaran harga dibanding biasanya, kami akan segera menonaktifkan daftar produk tersebut dari platform,” cetus Ferry.

 

TAG TERKAIT :
Teknologi Ekonomi Presiden Joko Widodo Masker Online Virus Corona

Berita Lainnya