Opini

Corona dan Keserakahan Kita

Indah Pratiwi - 04/03/2020 21:50

Masih tentang Corona. Kepanikan masyarakat Indonesia terus mengalir. Di beberapa toko, masker sekali pakai sudah ludes, di online shop, harganya naik drastis. Begitu pula sabun cuci tangan antiseptic seperti detol, harganya perlahan naik.

Jadi kepikiran mereka yang jangankan untuk beli sabun cuci tangan antiseptic, untuk makan saja masih sulit. Yups, mereka yang hidup di jalanan, dapat makan dari hasil ngamen, ngemis, mereka yang honorer, mereka yang keliling jual es lilin dengan penghasilan pas-pasan, dan masih banyak lagi. Terlalu naif jika kita melihat kemewahan orang-orang yang diatas.

Corona memang berbahaya, namun lebih berbahaya lagi adalah tindakan keserakahan kita. Menimbun masker besar-besaran, jika nanti tiba saatnya corona mewabah, dijualah masker itu dengan harga yang sangat tidak manusiawi. Hidup ini memang butuh uang, tapi mbokya jangan serakah gitu lah, beli secukupnya, seperlunya. Orang lain juga berhak hidup sehat dan terbebas dari virus.

Pulang dari kampus tadi aku mencari masker sekali pakai, biasanya banyak, ternyata tadi tinggal masker kain. Ku tanya Bapak si penjual masker, "Pak, masker sekali pakai habis ya?", "Iya neng. Habis. Mahal sekarang. Udah langka juga" ya mau tidak mau aku beli masker kain.

Nggak heran lagi. Beberapa masyarakat Indonesia ternyata mikirnya masih, "Everything is about money" semua yang ada di pikiran hanya uang, uang dan uang.


Sumber : Status Facebook Vinanda Febriani

TAG TERKAIT :
Virus Corona Corona Kasus Corona Cegah Hoax Corona Mencegah Corona

Berita Lainnya

LBP MENGGUGAT

Opini 24/09/2021 12:00