Keuangan

Kementrian Perdagangan Disemprot Menteri Keuangan

Indah Pratiwi - 06/03/2020 07:22

Beritacenter.COM - Menteri Keuangan Sri Mulyani memberikan peringatan kepada Kementerian dan Lembaga jangan hanya meminta tambahan anggaran jika tidak melakukan serapan anggaran dengan baik.

Salah satunya adalah Kementerian Perdagangan. Menteri Keuangan menyemprot Kementrian tersebut lantaran anggaran di Kemendag. Bahkan, Sri Mulyani menegaskan agar Kemendag lebih meningkatkan kinerja dan penyerapan dibanding minta tambahan anggaran.

"Coba lihat serapannya, jangan pernah minta tambahan anggaran. Coba track record bapak dan ibu sekalian lima tahun, padahal APBN kami juga dalam situasi berat," ujar Sri Mulyani dalam Rapat Kerja Kementerian Perdagangan di Jakarta, Kamis (5/3/2020).

Pengelolaan Kementerian/Lembaga hal yang penting bukanlah besaran anggaran. Kemendag harus berdampak pada sektor riil.

"Ini bisa kita lihat, semakin bagus serapan anggaran maka kinerja dari Kementerian/Lembaga jadi semakin baik. Jadi kalau sampai Pak Menteri datang, minta anggaran, bapak coba dilihat dulu. Anggarannya tak kasih 100 cuma 87 yang dibelanjakan. Jadi jangan asal minta tambahan. Tapi kalau saya kasih 120 malah melorot itu ke 70 nanti IKPA-nya makin turun," ujarnya.

Alokasi Kemendag pada APBN 2020 telah mencapai sebesar Rp3,57 triliun. Anggaran itu meningkat dibanding tahun lalu sebesar Rp3,29 triliun.

"Jadi poinnya di Kemendag bukan hanya sekadar anggaran tapi membuat kita menjadi institusi yang membuat sektor riil perdagangan menjadi efisien, terukur, dapat diandalkan, dan hemat biaya," pungkasnya.

Berita Lainnya