Kriminal

Peras Kepala Sekolah, Pemuda Ngaku Ketua LSM Ditangkap Polisi

Baharuddin Kamal - 06/03/2020 09:39
Ilustrasi.
FOKUS : Polisi

Beritacenter.COM - Polisi berhasil menangkap seorang pelaku yang diduga melakukan pemerasan di salah satu MTs Negeri Palembang. Pelaku berinisial HM (37) yang merupakan warga Lorong Hamidin, Tangga Takat Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), memeras kepala sekolah dengan mengaku sebagai ketua lembaga swadaya masyarakat (LSM).

Saat itu, tersangka mengirimkan pesan singkat kepada kepala sekolah dengan alasan mengonfirmasi dugaan pungli di sekolah. Karena merasa tidak melakukan itu, lantas kepala sekolah itu kemudian rapat bersama komite sekolah. Kesepakatan diperoleh pelaku akan diberi uang senilai Rp2 juta dari jumlah Rp3 juta yang diminta.

Untuk mengantisipasi adanya hal tak diinginkan, lalu pihak sekolah berkoordinasi dengan penasihat komite yang merupakan seorang perwira menengah di Polda Sumsel.

Pada Rabu, 4 Maret 2020, sekitar pukul 12.00 WIB pelaku datang ke sekolah seorang diri dan diberikan uang saat itu juga. Namun, sang penasihat komite sekolah juga tiba serta langsung meringkus pelaku.

"Tersangka ditangkap oleh Kompol Baginda Harahap, anggota provos Polda Sumsel juga sebagai penasihat Komite MTs Negeri tersebut. Saat ditangkap uang senilai Rp2 juta sudah ada di dalam tas pelaku," ujar Kasubdit III Jatanras Polda Sumsel, Kompol Suryadi, Kamis (5/3/2020).

Perlu diketahui, keanggotaan LSM yang diakui oleh pelaku nyatanya tidak terdaftar di Kesbangpol setempat, pelaku mengaku membuat ID Card LSM di pasar dengan harga Rp50 ribu.

Tak sampai di situ, saat melakukan pemerasan ini, pelaku juga mengaku sebagai oknum wartawan salah satu media lokal bulanan. Akibat perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 368 KUHP tentang Pemerasan dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.

TAG TERKAIT :
Pemerasan Polda Sumsel Berita Kriminal Indonesia Berita Center LSM

Berita Lainnya