Bisnis

Stok Gula Pasir Alami Kelangkaan di Cirebon, Harga Naik Hingga Rp15 Ribu/Kg

Aisyah Isyana - 09/03/2020 16:52

Beritacenter.COM - Stok gula pasir mengalami kelangkaan di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Minimnya ketersediaan gula pasir, bahkan membuat salah satu swalayan di Cirebon harus membatasi pembelian gula pasir.

Adanya kelangkaan pasokan gula pasir ini juga tak ditampik oleh Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Dadang Heryadi. Menurutnya, adanya kelangkaan stok itu juga membuat harga gula pasir mengalami kenaikan.

Baca juga : Fenomena Supermoon yang Dikenal 'Bulan Cacing Penuh' Hiasi Langit Indonesia Malam Ini

"Sekarang harga gula pasir naik. Karena sedang langka. Harga di pasar sampai Rp 15 ribu per kilonya, tapi rata-rata diangka Rp 13 dan Rp 14 ribu," kata Dadang kepada wartawan, Senin (9/3/2020).

Harga gula pasir di pasaran, jelas Dadang, saat ini telah melebih harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah, yakni Rp12.500/kg. Dadang mengatakan, kelangkaan gula pasir disebabkan lantaran pemerintah belum membuka impor gula pasir.

"Sudah ada koordinasi, apakah nanti kran impor ini dibuka atau tidak. Mengapa harus impor? Karena kebutuhan produksi gula lokal kita tidak memenuhi kebutuhan pasar," kata Dadang.

Meski wilayah Kabupaten Cirebon memiliki pabrik gula, Dadang menyebut produksinya masih tak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan pasar. Untuk itu, kebutuhan pasar hanya dapat dipenuhi lewat impor.

"Maka harus dipenuhi dengan impor. Kemudian, kebutuhan gula meningkat. Mudah-mudahan segera normal," katanya.

Sebagaiamana dilihat dari salah satu swalayan, gula pasir lokal diketahui dijual dengan harga Rp7.500/ 500 gram. Namun, pembelian gula itu juga dibatasi, hanya maksimal enam bungkus atau sebanyak 3 kilogram saja.

TAG TERKAIT :
Cirebon Gula Pasir Stok Gula Pasir di Cirebon Kelangkaan Gula Pasir

Berita Lainnya