Nasional

Mendagri Tito : Bagi Daerah yang mau Lockdown Silahkan Usul ke Gugus Tugas Corona

Baharuddin Kamal - 18/03/2020 23:02
Menteri Dalam Negeri, Tiro Karnavian.

Beritacenter.COM - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memberikan peluang bagi pemerintah daerah yang ingin mengusulkan karantina kesehatan (lockdown) melalui Gugus Tugas Corona yang nantinya akan diteruskan kepada Kementerian Kesehatan.

"Jadi kebijakan lock down bahasa media dan bahasa publik yang terlanjur dikenal. Dalam UU kita lockdown itu dikenal dalam UU No 6 Tahun 2018 tentang kekarantinaan kesehatan," ujar Mendagri Tito Karnavian di Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (18/3/2020).

Tito menjelaskan, dalam pasal 94 pada UU yang sama sudah tertulis ada empat jenis kekarantinaan kesehatan yang di antaranya adalah kekarantinaan wilayah dan pembatasan sosial dalam skala yang besar.

"Pembatasan sosial skala besar, keputusannya ada pada Menteri Kesehatan," ujarnya.

"Arahan bapak presiden, daerah yang mau membatasi bisa mengajukan kepada Kepala Gugus Tugas Letjen Doni Monardo. Kepala Gugus Tugas bisa menyampaukan kepada Menteri Kesehatan, maka kebijakannya bisa dibuat oleh Menteri Kesehatan," tambahnya.

Kendati begitu, belum tentu permohonan itu bisa langsung dikabulkan. Pasalnya, ada tujuh pertimbangan yang harus diukur dengan hati-hati.

"Mulai dari penyebaran wabahnya sudah sampai mana, efektivitas, perkembangan sosial, ekonomi, budaya dan keamanan," katanya.

"Kemudian juga efektivitasnya, kalau andai dilakukan karantina, kemudian ditutup dan tidak ada batas antara satu wilayah yang satu dengan yang lainnya, apa akan efektif? Mungkin beda dengan Wuhan yang posisinya agak terisolasi, namun kalau misal tak ada pembatas, bisa jadi tidak efektif," lanjutnya.

Perlu diketahui, dari data yang dirilis pemerintah pada (18/3/2020) sore, jumlah pasien positif virus corona mengalami peningkatan drastis dari yang sebelumnya berjumlah 172 kasus hingga kini menjadi 227 kasus.

Sementara jumlah kasus positif Covid-19 yang meninggal dunia meningkat 12 orang, dari yang sehari sebelumnya 7 orang menjadi 19 orang. Data terbaru ini diumumkan oleh juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto.

 

TAG TERKAIT :
Berita Center Tito Karnavian Corona Virus Mendagri Tito Wabah Corona di Indonesia Lockdown Bahaya Corona

Berita Lainnya