News

Luar Biasa! Polwan Ini Tak Gentar Berkeliling Tiap Hari Sosialisasikan Pencegahan Corona

Aisyah Isyana - 22/03/2020 12:50

Beritacenter.COM - Disaat semua orang mendapat imbauan untuk tetap dirumah dan tidak beraktivitas diluar, Bripka Anisa Sawaswati, Polwan yang berdinas di Polsek Kepanjenkidul, menjadi garda terdepan untuk melakukan sosialialisasi ke masyarakat terkait pencegahan penyebaran virus COVID-19.

Bripka Anisa mengemban tugas untuk memberikan sosialisasi upaya pencegahan penyebaran virus, yakni dengan cara mencuci tangan dengan benar, menggunakan masker bagi yang sakit, dan menerapkan sosial distancing.

Dalam melakukan sosialisasi terkait Corona, Bripka Anisa sempar besuara dengan toa dari dalam mobil. Selain itu, pernah juga bekerjasama dengan Dinkes Pemkot Blitar dengan naik dibagian belakang motor roda tiga. Dia juga dibonceng Banbinsa untuk berkeliling ke areal pasar tradisional di wilayah hukum Polsek Kepanjen Kidul.

Baca juga : Cegah Corona, Jalan MH Thamrin Hingga DI Panjaitan Jakarta Disemprota Disinfektan

Anisa tampak memengang sebuah sound system ukuran 40x40 sembari mempertahankan kestabilan posisinya saat dibonceng motor. Dia juga berbicara sepanjang jalan menyampaikan sosialisasi ke masyarakat terkait pencegahan Corona.

"Ibu-ibu..bapak-bapak sedoyo sekalian. Jangan lupa mencuci tangan dulu dengan benar sebelum memegang makanan. Nanti kalau pulang ke rumah, jangan lupa ganti baju dulu, cuci kaki cuci tangan sebelum memeluk anak cucu. Kalau panjenengan batuk pilek, sebaiknya gunakan masker Kalau gak penting sanget, usahakan tetap di rumah tidak pergi kemana-mana..," itulah sebagian kalimat yang diucapkan Anisa selama melakukan sosialisasi.

Hal itu dilakukan Anisa setiap hari begitu selesai melaksanakan apel di kantornya. Bahkan, hal tak jarang Anisa berkeliling dengan toa untuk sosialisasi sampai dua hingga tiga kali sehari. Dia juga kerap menjumpai pemuda-pemudi yang nongkrong di kafe untuk mengingatkan mereka jika libur yang diberikan Pemkot agar mereka dapat mengurangi aktivitas diluar dan belajar di rumah, bukan malah untuk keluyuran di luar.

"Warga kita masih rendah kesadarannya untuk antisipasi pencegahan penyebaran virus corona. Tanggapan mereka selalu...halah Blitar ora enek. Apalagi social distancing ini banyak yang mengabaikan," kata Anisa kepada wartawan, Minggu (22/3/2020).

Dia mengaku sedih jika mednapati masih banyak orang yang masih belum paham soal bahaya Corona. Untuk itu, tak jarang Anisa harus berpikir keras mengolah kata yang dapat dipahami dan diterima banyak orang. Meski terkadang masih ada saja warga yang komplain bahkan marah-marah saat mendapat imbauan Anisa.

"Kemarin saya ketemu ibu-ibu pengajian, ya saya dekati. Malah ada yang bilang, wong ngaji kok dilarang. Tapi setelah saya minta waktu dan mereka mendengarkan, akhirnya pengajian dipercepat. Langsung doa bersama dan pulang. Ada lagi di pasar yang marah-marah. Katanya percuma sosialisasi omong doang. Harusnya kami dibagi masker dan hand sanitizer gratis. Itu upaya nyata pencegahan," tutur Anisa dengan raut wajah lelah.

Bripka Anisa sendiri mengaku paham akan potensi penularan dari aktivitas sosialisai yang dilakukannya. Terlebih, akitivtas itu mengharuskan Anisa berinteraksi dengan banyak orang. Untuk itu, dia berharap petugas seperti dirinya bisa mendapat pemeriksaan yang lebih ketat lagi.

"Saya sangat berharap, petugas seperti saya mendapatkan pemeriksaan kesehatan minim dua hari sekali. Jujur saya juga khawatir kalau pulang ke rumah. Tapi saya yakin, saya berniat baik dan Allah akan melindungi dan menyelamatkan saya dan keluarga saya...Aamiin," pungkasnya

TAG TERKAIT :
Virus Corona Penyebaran Virus Corona Covid-19 Cegah Penyebaran Corona Sosialisasi Corona Polsek Kepanjenkidul

Berita Lainnya