Kesehatan

Manfaat Temulak Mengurangi Resiko Terinfeksi Virus Corona

Anas Baidowi - 25/03/2020 07:23

Beritacenter.COM - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menganjurkan agar masyarakat meningkatkan daya tahan tubuh untuk mengurangi resiko penularan covid-19. WHO menyarankan agar melakukan olahraga rutin, makan-makanan bergizi dan mengatur jam tidur hingga menghindari kerumanan jika tidak terlalu penting.

Di Indonesia, jamu tradisonal temulawak diyakini bisa meningkatkan daya tahan tubuh. Temulawak sudah dikenal sejak ratusan tahu lalu yang digunakan untuk stamina tubuh dan juga bisa memperbaiki nafsu makan.

Jamu tersebut merupakan tanaman obat yang berasal dari keluarga Zingiberaceae. Tanaman obat asli Indonesia ini sering dijadikan sebagai bahan dasar meracik jamu tradisional.

Ali Rosidi melakukan penelitian yang dipublikasikan dalam Pakistan Journal of Nutrition menperlihatkan manfaat-manfaat temulawak sebagai antioksidan alami yang sangat baik. Komponen aktif yang bertanggung jawab untuk aktivitas antioksidan dalam temulawak adalah curcumin.

Lantas apa aja manfaat temulawak untuk kesehatan?

Meningkatkan Nafsu Makan
Temulawak bisa meningkatkan nafsu makan, para orang tua selalu memanfaatkan temulawak untuk anak-anaknya agar mau makan dengan lahap. Kandungan atsiri dalam temulawak yang berperan bisa meningkatkan nafsu makan.

Mengurangi Kolesterol Jahat
Dr Arijanto mengatakan, kandungan yang dalam temulawak bisa membantu menurunkan kolesterol jahat bernama low density lipoprotein (LDL) karena kandungan kurkumanya.

"Kalau mau menurunkan LDL, panci sebaiknya dibuka karena temulawak itu kan mengandung minyak atsiri dan kurkuma. Kurkuma untuk menurunkan kolesterol dan atsiri penambah nafsu makan," kata dr Arijanto beberapa waktu lalu.

Obat Sakit Maag
Jika anda tergolong orang yang sering mengalami sakit maag, jamu tradisional ini bisa digunakan untuk mengobatinhha. Pakar temulawak dari Universitas Gajah Mada, Profesor Nyoman Kertia, MD, PhD, pernah menyebut bahwa kurkuma dan minyak atsiri pada temulawak dapat membantu mengatasi penyakit seperti maag. Nilai plusnya adalah konsumsi temulawak relatif aman dari efek samping dibandingkan obat kimia.

"Ada riset tahun 1995 yang membuktikan ternyata kurkuminoid dan obat kimia sama-sama mampu mengobati. Tapi pada beberapa kasus, yang mengonsumsi obat kimia mendapat efek samping pusing, mual, hingga diare. Kalau kurkuma, memang tidak se-'cespleng' obat kimia, tetapi lama-lama sama menyembuhkan tetapi tanpa timbul efek samping," papar Prof Kertia beberapa tahun lalu.

Meningkatkan Stamina
Dikutip dari Medical News Today, antioksidan adalah zat yang dapat mencegah atau memperlambat kerusakan sel yang disebabkan oleh radikal bebas, molekul tidak stabil yang diproduksi tubuh sebagai reaksi terhadap tekanan lingkungan dan lainnya.

Sehingga rajin konsumsi temulawak bisa membantu tingkatkan stamina tubuh.

Mengurangi Inflamasi
Secara tradisional temulawak bisa dibuat dengan cara ditumbuk dan disiram air panas atau direbus. Ada juga temulawak juga dikemas dalam bentuk kapsul. Selain mengandung antioksidan, temulawak juga dapat mengurangi inflamasi atau peradangan.

TAG TERKAIT :
Berita Center Berita kesehatan WHO Temulawak

Berita Lainnya