Ekonomi

OJK: Debt Collector Berhenti Dulu Tagih Cicilan Terdampak Corona

Anas Baidowi - 01/04/2020 20:04

Beritacenter.COM - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengimbau kepada kreditur atau lembaga keuangan yang memberikan pinjaman untuk tidak menggunakan debt collector kepada dibitur yang cicilannya terganggu karena dampak virus corona atau covid-19.

"Kami minta sementara jangan gunakan debt collector atau penagih utang, sementara berhenti dulu," kata Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso, Rabu (1/4).

Ia juga meminta supaya kreditur memanfaatkan teknologi digital untuk menjalankan proses restrukturisasi atau kesepakatan antara pemberi pinjaman dan penerima pinjaman.

Teknologi tersebut, lanjutnya, sudah disiapkan oleh kreditur komunikasi bisa dilakukan secara digital kepada dibitur, tanpa perlu bertemu secara fisik.

"Kalau dilakukan dengan konfirmasi dokumen silahkan dikirim online, ini dilakukan bagaimana untuk memberikan ruang kepada peminjma dan memberkan ruang lebih leluasa bagi perbankan dan lembaga pembiayaan," tuturnya.

Sedangkan untuk pembayaran kredit untuk UMKM, kredit usaha rakyat (KUR) hingga debitur pengemudi ojek daring termasuk pekerja sektor informal sementara ini bisa ditangguhkan penagihannya selama satu tahun.

Bahkan, merekeaa bisa diberikan keringanan pembayaran pokok atau bunga dari kredit.

"Ini penting karena faktanya usaha mereka tidak ada pendapatan lagi, dan dalam skema restrukturisasi itu bisa menjadi lancar," tuturnya.

TAG TERKAIT :
Berita Center OJK Debt collector UMKM

Berita Lainnya