News

KSPI Ancam Kerahkan Ribuan Massa Jika DPR Ngotot Bahas RUU Cipta Kerja

Anas Baidowi - 03/04/2020 10:37

Beritacenter.COM - Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menolak rencana DPR membahas RUU Cipta Kerja (Ciptaker) dalam situasi pandemi virus Corona atau covid-19.

Ketua KSPI Said Iqbal sangat menyayangkan sikap ngotot politisi Senayan untuk mengesahkan RUU itu dalam situasi pandemi COVID-19.

"Anggota DPR yang mengesahkan pembahasan RUU Cipta Kerja di Baleg tidak punya hati nurani dan tidak memiliki empati kepada jutaan buruh yang sampai saat ini bertaruh nyawa dengan tetap bekerja di pabrik-pabrik, di tengah imbauan social distancing," kataya, Jumat (3/4/2020).

Ia meminta RUU Ciptaker itu di-drop dalam program legislasi nasional (Prolegnas) 2020. Ia pun meminta agar anggota DPR dan pemerintah fokus terlebih dahulu menangani pandemi COVID-19.

"Nanti setelah pandemi Corona teratasi dan strategi pencegahan darurat PHK yang mengancam puluhan bahkan ratusan ribu buruh berhasil dilakukan, baru kita semua bisa berfikir jernih untuk membahas RUU Cipta Kerja,” tuturnya.

Ia mengancam akan menggerakkan 50 ribu buruh untuk melakukan demonstrasi di gedung Parlemen pada pertengahan April nanti. Said mengungkapkan buruh siap dengan risiko apapun menyangkut nasib buruh.

"Bahkan buruh tidak gentar dengan risiko tentang Corona maupun adanya larangan mengumpulkan banyak orang. Karena saat ini buruh menghadapi dua ancaman serius terhadap hidupnya dan keluarganya,” pungkasnya.

TAG TERKAIT :
Berita Kriminal Indonesia KSPI RUU Cipta Kerja

Berita Lainnya