Nasional

Soal Penggunaan Masker Kain, IDI: Untuk Perlindungan, Menghambat Droplet

Lukman Salasi - 06/04/2020 12:18

BeritaCenter.COM - Pemerintah saat ini gencar meminta masyarakat harus memakai masker saat keluar rumah demi mencegah penularan virus Corona atau COVID-19.

Masker yang disarankan pemerintah untuk warga secara umum adalah masker kain tiga lapis. Bukan masker medis yang diperioritaskan untuk tenaga medis atau yang terinfeksi Corona.

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mengatakan, masker kain masih efektif untuk memberikan perlindungan dan mencegah penularan COVID-19.

"Efektifitas memang lebih rendah dari masker medis, tapi untuk perlindungan masyarakat umum, itu bermakna dan sudah dibuktikan di negara lain yang secara masal menggunakan masker," ucap Humas IDI Halik Malik, Minggu (5/4/2020) malam.

Masker kain bisa menahan percikan air liur atau droplet. Sehingga, akan menghambat proses penularan virus corona.

"Itu akan menghambat droplet, yang berpotensi menular kepada orang lain di sekitarnya. Itu istilah percikan ludah, itu kan ketika orang bicara, bernafas, batuk, bersin, ada itu sebetulnya ada droplet ikut bersamaan," kata Malik.

Menurut Malik, imbauan pemerintah bukan tanpa alasan. Namun, mengingat kondisi masker medis yang saat ini langka di pasaran.

"(Masker kain) akses lebih mudah diperoleh. Karena lebih mudah diproduksi dan dibagikan. Kemudian bisa cuci ulang dengan mudah. Pertimbangan ke dua, saat ini masker medis alami kelangkaan sehingga perlu diprioritaskan kepada petugas medis yang secara langsung tangani pasien," ucap Malik.

TAG TERKAIT :
Berita Center Ikatan Dokter Indonesia Masker Kain Cegah Penularan Corona Hambat Droplet

Berita Lainnya