News

Ahli Epidemiologi UI: Indonesia Jangan Khawatir Gelombang Kedua Wabah Corona

Anas Baidowi - 07/04/2020 14:14

Beritacenter.COM - Ahli epidemiologi dari Universitas Indonesia Prof. Syahrizal Syarif menegaskan Indonesia tidak perlu khawatir dengan gelombang kedua covid-19. Kasus covid-19 dianggap menuju gelombang kedua lantaran sejumlah negara mengalami lonjakan jumlah kasus secara signifikan.

"Gak perlu khawatir. Menurut saya gak perlu bersiap. Kan kita suudah tahu penanganannya. Gak perlu disiapka apa-apa," kata Syahrizal, Senin (6/4).

Syahrizal menjelaskan, gelombang kedua Covid-19 sebenarnya penularan virus yang menyebar luas dari pusat wabah, yakni China. Namun jika terjadi di negara luar China, gelombang kedua virus corona bisa terjadi jika terjadi import case, yaitu penularan dari warga yang baru pulang dari negara dengan tingkat kasus covid-19 masih tinggi.

"Itu bisa terjadi jika di luar kita masih banyak negara yang belum selesai dan orang Indonesia banyak berkunjung ke sana. Ya, itu import case namanya. Nanti itu sekitar Juli, Agustus, November. Itu pun situasi kalau di negara lain belum selesai. Tapi kalau Agustus seluruh negara sudah selesai, yan sudah selesai wabahnya," tuturnya.

Perkiraan gelombang kedua virus corona Covid-19 ini masih perlu diikuti perkembangan jumlah kasus yang terjadi. Menurut Syahrizal, Indonesia juga tak perlu seperti China yang tidak langsung membebaskan orang masuk ke negaranya meski penambahan data kasus baru telah menurun.

"Gelombang kedua terjadi kalau misalnya kasus transmisi lokal di satu negara sudah selesai tapi kemudian kita lengah dengan kasus baru, kasus import yang berasal dari negara yang belum selesai. Kemungkinannya cuma itu yang terjadi," ujarnya.

 

 

TAG TERKAIT :
Berita Kriminal Indonesia Berita Center Gelombang kedua virus corona

Berita Lainnya