Keuangan

BI Dapat Suntikan dari The Fed

Indah Pratiwi - 07/04/2020 20:41

Beritacenter.COM - Bank Indonesia (BI) mendapat fasilitas repo line dari Bank Sentral Amerika Serikat (AS), The Federal Reserve atau The Fed senilai USD60 miliar.

Fasilitas itu menopang cadangan devisa yang berdampak pada stabilitas nilai tukar sebagai bantalan kedua (second line of defense) akibat pandemi virus corona (Covid-19).

"Saya sampaikan komunikasi kami dengan The Fed sudah mencapai kesepakatan. The Fed itu kerjasama dengan kami menyediakan yang kita sebut repo line jumlahnya USD60 miliar," ujar Gubernur BI Perry Warjiyo di Jakarta, Selasa (7/4/2020). 

Tentunya ini dimanfaatkan BI apabila membutuhkan likuiditas dolar AS. Saat ini fasilitas repo (repurchase agreement) line dengan The Fed merupakan fasilitas yang diberikan The Fed pada bank sentral yang dikategorikan dalam Foreign and International Monetary Authorities (FIMA). 

"Ini adalah bagian dari konfiden The Fed (kepada Indonesia), bahwa Indonesia punya prospek ekonomi yang bagus, dan kebijakan di bidang keuangan itu pruden. Itulah kenapa The Fed bekerjasama dengan BI dalam bentuk repo line," jelasnya. 

 

Berita Lainnya