Opini

Rakyat Bergerak Bersama Atasi Covid 19

Indah Pratiwi Budi - 15/04/2020 19:10
Oleh : Musrifah Ringgo

Pandemi Corona entah masih akan berlangsung sampai kapan. Kita tidak berani memprediksi. Meski begitu, dari berbagai tanda nampaknya masih membutuhkan waktu. Pandemi ini mematikan banyak sektor bukan hanya di dalam negeri tapi juga diluar negeri. Yang jeblok bukan hanya ekonomi namun juga pariwisata, olahraga, pendidikan, pemerintahan dan sektor lainnya. Yang masih tegak ya sektor keamanan. Warga dunia menyadari Corona ini musuh bersama yang memang harus dilenyapkan.

Kita sangat beruntung tinggal di Indonesia sebab budaya atau kulturnya memang kultur yang suka gotong royong, bahu membahu serta memiliki kepedulian tinggi. Contoh sederhana, konser Ambyar Peduli Didi Kempot di Kompas TV yang hanya berdurasi 2 jam mampu mengumpulkan Rp 4,9 miliar. Itu juga sebagian tidak bisa mengirimkan donasi karena situs kitabisa.com server down saking tingginya antusiasme warga.

Kita bangsa yang kaya, bangsa yang optimis, bangsa yang tidak kenal kata menyerah. Meski tidak mudah tapi semua bergerak.

Ada yang menyumbangkan pulau untuk kawasan perawatan dan laboratorium Corona, ada yang sediakan hotel menjadi rumah sakit, tempat menginap tenaga medis, bahkan ada yang rutin jadi relawan membuat masker untuk dibagikan secara gratis. Nenek moyang kita memang bangsa yang peduli, memiliki perhatian tinggi dan tidak tega.

Di desa-desa masyarakat juga turut bergerak mengantisipasi penyebaran dengan cara mereka sendiri. Ada yang ujung jalan masuk desa diberi tempat cuci tangan, diberi ruang semprot disinfektan bahkan ada ruang isolasi. Jangan anggap mereka yang di desa tidak peduli. Perkembangan teknologi membuat kita semua bergerak sesuai dengan apa yang kita bisa, apa yang kita mampu dan apa yang kita upayakan

Anjuran dirumah saja bagi sebagian kalangan juga dipatuhi. Sementara yang terpaksa masih harus mencari nafkah diluar rumah mereka bergerak dengan hati-hati. Bahkan ada yang dirumah bergerak keluar membantu orang yang terpaksa mencari nafkah diluar. Menyediakan makan siang, menyediakan masker, memberi hand sanitizer maupun bantuan lain. Semangat ini perlu kita jaga.

Pemerintah sendiri sudah menurunkan sumberdaya yang ada untuk pencegahan Corona. Tentu tindakan pemerintah ini tidak main-main. Ada dana Rp 405 M yang digelontorkan untuk beberapa sektor agar perekonomian tetap bergulir. BUMN juga turun tangan.

Salah satunya PLN menggelontorkan penggratisan bayar untuk daya 450 VA dan memotong 50% bagi daya 900 VA yang subsidi. Pihak perbankan melakukan restrukturisasi cicilan termasuk cicilan kendaraan ojek daring. Atau Samsat yang menghapus denda keterlambatan pembayaran pajak kendaraan. Langkah-langkah pemerintah ini perlu diikuti langkah yang nyata ditingkat masyarakat. Pergerakan masyarakat bergandengan tangan tetap kita jaga, Masyarakat yang mampu membantu yang tidak mampu.

Kita lihat sekeliling kita, bila memang ada yang terimbas Corona, apapun yang bisa kita berikan ya kita berikan. Semoga pandemi ini segera berakhir.

TAG TERKAIT :
Indonesia Lawan Corona Bersatu Melawan Corona Indonesia Bisa Lawan Corona Bersatu Lawan Corona Indonesia Bersatu Lawan Corona Indonesia Pasti Bisa Lawan Corona Mari Bersatu Lawan Corona Ayo Lawan Covid-19 Ayo Lawan Virus Corona

Berita Lainnya

Sorot Mata Itu

Opini 18/01/2021 09:30