Opini

Menolak dibodoh-bodohi Soal Virus

Indah Pratiwi Budi - 17/04/2020 16:00
Oleh : Nurul Indra

Kemarin sempat terbaca tulisan seorang sarjana epidemiology klinis yang sempat viral di media sosial dengan narasi lockdownnya. Dia membuat narasi bahwa seolah pakar virus itu terbagi antara pakar virus manusia dengan pakar virus hewan.

Narasi itu seolah digunakan untuk menggiring opini bahwa pakar virus (virolog) dengan basic pendidikan kedokteran hewan itu tidak layak membahas virus yang menyerang manusia (covid 19 misalnya).

Padahal, ilmu virus (virologi) itu salah satu cabang ilmu biologi yang secara khusus dapat dipelajari lebih lanjut oleh sarjana biologi, sarjana kedokteran hewan maupun sarjana kedokteran umum.

Tapi, yang mereka pelajari itu sama. Yaitu tentang virus. Apakah itu virus manusia, virus veteriner, virus tumbuhan.

Ada memang virolog yang background pendidikannya biologi molekuler, dan virolog dengan background pendidikan khusus virologi. Tapi tidak ada profesi khusus virolog hewan, virolog manusia, atau virolog tumbuhan.

Ada virus yang hanya menular antar hewan, ada virus yang menular dari hewan ke manusia atau sebaliknya, ada virus yang menular dari manusia ke manusia.

Spesialisasi ketika dikaitkan dengan tindakan medis, yaitu mengobati hewan, tumbuhan atau manusia. Karena anatomi mereka berbeda. Si sarjana epidemiology klinis itu harusnya paham hal ini.

Aneh rasanya, ketika sarjana epidemiology klinis dan beberapa dokter lain membuat narasi, menggiring opini yang seoalah ahli virus manusia itu berbeda dengan ahli virus hewan. Bahwa virolog dengan basic kedokteran hewan tidak layak membahas virus yang mewabah di kalangan manusia. Lalu apakah virolog dengan basic sarjana biologi juga tidak layak?

Ada apa dibalik narasi dan giringan opini yang massive itu? Adakah hal berbahaya dari pendapat virolog yang basicnya kedokteran hewan itu bagi eksistensi si sarjana epidemiology klinis dan para dokter pendukungnya itu?

Bahkan media pers pun seolah-olah ikut dalam upaya ini, entah sengaja atau karena tidak paham.

Sumber : Status Facebook Nurul Indra

TAG TERKAIT :
Indonesia Lawan Corona Bersatu Melawan Corona Indonesia Bisa Lawan Corona Indonesia Bersatu Lawan Corona Indonesia Pasti Bisa Lawan Corona Mari Bersatu Lawan Corona Ayo Lawan Covid-19

Berita Lainnya