Nasional

Agar Kasus Corona Tak Tembus 106 Ribu, Istana: Kuncinya Kedisiplinan Kita Semua

Lukman Salasi - 20/04/2020 08:54

BeritaCenter.COM – Kasus positif Corona atau COVID-19 di Indonesia diprediksi mencapai angka 106 ribu kasus saat mencapai masa puncak di bulan Juli mendatang.

Prediksi ini disampaikan Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito berdasarkan prediksi para ilmuwan mengenai momentum puncak wabah virus Corona di dalam negeri.

Pihak Istana menilai prediksi itu bisa benar dan salah. Ia berharap jumlah kasus positif tidak akan sebanyak angka dalam permodelan tersebut.

"Angka-angka itu seperti disampaikan para pakar adalah prediksi dengan penghitungan-penghitungan ilmiah atau biasa disebut 'permodelan'. Bisa jadi benar, tapi kita berharap tidak sampai sejumlah itu," kata Deputi Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Juri Ardiantoro, Minggu (19/4/2020).

Juli menjelaskan, Gugus Tugas adalah institusi yang dipercaya pemerintah dalam penanganan wabah virus Corona. Juri meyakini Gugus Tugas juga telah menyiapkan langkah-langkah penanganan agar kasus positif Corona di Indonesia tak makin melonjak.

"Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 kan institusi yang dibentuk dan representasi pemerintah yang dipercaya untuk melakukan penanganan, termasuk langkah-langkah kebijakan dan pelaksanaan antisipasi tersebut. Gugus Tugas menghimpun sejumlah pakar yang dikoordinatori Prof Wiku telah mendengarkan dan pasti punya langkah-langkah penanganannya," ujarnya.

Menurut Juri, pemerintah bersama Gugus Tugas dan semua kementerian/lembaga telah diperintah oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk konsisten menerapkan kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

"PSBB itu intinya pembatasan-pembatasan kegiatan masyarakat harus dilakukan secara konsisten, disiplin, dan ketegasan untuk penerapannya. PSBB diyakini saat sebagai langkah yang efektif untuk mencegah penularan lebih meluas. Tentu saja pelaksanaannya terus dimonitor dan dievaluasi, sambil melihat perkembangan dari hasil penerapan kebijakan PSBB ini," jelas Juri.

Juri menyakini, cara utama supaya kasus Corona tidak mencapai angka seperti yang dprediksikan tersebut, adalah masyarakat perlu berdisiplin mengikuti protokol pencegahan Corona yang telah diterapkan pemerintah.

"Oleh karena itu, kuncinya di pencegahan agar lebih serius dan masih, terutama kedisiplinan kita semua, masyarakat untuk mengikuti protokol-protokol pencegahan," tuturnya.

TAG TERKAIT :
Pihak Istana Indonesia Bersatu Lawan Corona Masa Puncak Corona di Indonesia Prediksi Kasus Corona di Indonesia Antisipasi Pemerintah Kedisiplinan

Berita Lainnya