News

Polda DIY Putarbalikkan 119 Kendaraan Pemudik, Terbanyak Asal Jabar-Jakarta

Tiga hari ini sudah ada 119 kendaraan yang diputarbalikkan. Kendaraan itu paling banyak berasal dari Jawa Barat dan Jakarta

Aisyah Isyana - 26/04/2020 20:34

Beritacenter.COM - Sebanyak 119 kendaraan yang nekat mecoba masuk ke DIY, dihalau dan diminta putar balik oleh polisi. Jumlah itu merupakan data kendaraan pemudik yang dihalau polisi selama tiga hari ke belakang, lantaran nekat mudik dan hendak masuk ke DIY.

Dari ratusan kendaraan yang dihalau, terbanyak merupakan pemudik asal Jabar dan Jakarta. "Tiga hari ini sudah ada 119 kendaraan yang diputarbalikkan. Kendaraan itu paling banyak berasal dari Jawa Barat dan Jakarta," kata Dirlantas Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Kombes I Made Agus Prasetya, Minggu (26/4/2020).

Baca juga :

Semenjak kebijakan larangan mudik diterapkan, Made Agus menyebut pihaknya telah melakukan penjagaan di empat titik masuk wilayah DIY. Tak hanya di Tempel, ada juga titik Prambanan, Temon dan Bedoyo (Gunungkidul).

"Kami lakukan penjagaan di empat titik meliputi wilayah Sleman, Kulon Progo dan Gunungkidul. Kendaraan yang kami putar balikkan kebanyakan roda empat atau mobil pribadi dan ada juga bus," ujarnya.

Sementara itu, Dinas Perhubungan (Dishub) DIY menyebut pemberlakukan sanksi terhadap kendaraan pemudik dari luar daerah, baru diterapkan hari ini. Adapun saksi itu yakni meminta agar pemudik memutar balik kendaraannya.

"Penerapannya mulai siang hari ini," kata Kepala Dishub DIY, Tavip Agus Rayanto.

Penerapan sanksi putar balik itu diambil setelah adanya komunikasi dengan Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X. Tavip menilai, Gubernur DIY memiliki sejumlah pertimbangan dalam pemberlakukan putar balik terhadap pemudik, meski DIY belum menerapkan PSBB.

"Kalau di Permenhub No 25/2020 yang bisa menerapkan sanksi itu hanya yang dari zona merah atau aglomerasi sekitarnya. Tapi Ngarso Dalem (Sultan) punya pertimbangan, kalau memang yang diperbolehkan menerapkan sanksi hanya yang PSBB, kenapa bandara di Yogya yang tidak PSBB (juga) ditutup. Itu logika pertama," lanjutnya.

Tavip menilai, daerah yang belum menerapkan PSBB di Jawa Timur juga dapat melakukan penyetopan terhadap kendaraan pemudik. Meski begitu, dia menyebut penindakan ini bersifat fleksibel, tidak semua kendaraan dari luar daerah dihalau dan diminta putar balik.

"Tapi sekali lagi mudik dengan pelat mobil beda. Bisa jadi orang Yogya tapi punya mobil berpelat B. Jadi tidak otomatis yang berpelat B langsung diminta putar balik," terangnya.

TAG TERKAIT :
Polda DIY Covid-19 Cegah Penyebaran Corona Aturan Larangan Mudik Cegah Pemudik Cegah Pemudik Keluar Jabodetabek

Berita Lainnya