Teknologi

Riset Kesehatan yang Diakui oleh WHO, Kehilangan Indra Penciuman Mendadak Bisa Jadi Pertanda Covid-19...

Prof. Claire Hopkins selaku Presiden British Rhinological Society dan ahli bedah konsultan telinga, hidung dan tenggorokan telah memimpin sebuah penelitian dugaan kehilangan indra penciuman, anosmia yang kemudian diakui langsung oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Kesehatan Masyarakat Inggris sebagai gejala virus Covid-19.

Sari Intan Putri - 27/04/2020 12:12

Beritacenter.COM - Pakar kesehatan asal Inggris mengungkapkan jika kehilangan penciuman mendadak bisa jadi itu adalah ciri-ciri dari tanda virus Covid-19. Kehilangan penciuman ini bisa dikategorikan sebagai pertanda yang kuat jika dibandingkan dengan demam dan batuk.

"Satu dari enam pasien akan kehilangan indra penciuman sebagai gejala yang terisolasi, benar-benar tanpa mendapatkan gejala terkait lainnya. Satu dari empat akan cocok dengan gejala lainnya, tetapi tepat di awal infeksi. Ini adalah penanda awal infeksi yang baik," kata Hopkins.

Prof. Claire Hopkins selaku Presiden British Rhinological Society dan ahli bedah konsultan telinga, hidung dan tenggorokan telah memimpin sebuah penelitian dugaan kehilangan indra penciuman, anosmia yang kemudian diakui langsung oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Kesehatan Masyarakat Inggris sebagai gejala virus Covid-19.

Selain itu, Prof. Hopkins juga menambahkan jika seseorang melihat semua gejala yang berbeda, kehilangan indra penciuman sebenarnya adalah salah satu prediktor terbaik infeksi Covid-19.

"Jauh lebih baik daripada demam, dan lebih umum dan prediktor yang lebih kuat daripada batuk," tegasnya.

TAG TERKAIT :
Dunia Teknologi Internasional Kesehatan Corona Covid-19 Research

Berita Lainnya