Opini

Corona Dijadikan Bahan Media Abal-abal Jegal Gibran Di Pilkada Solo

Indah Pratiwi Budi - 01/05/2020 17:20
Oleh : Sahir Nopi

Media Suara Nasional menampilkan sebuah berita yang menyudutkan putra sulung Presiden Joko Widodo. Media itu menuliskan judul "Corona Merebak, Gibran Salahkan Rakyat tak Patuhi Aturan Pemerintah. Berita itu diunggah 26 April 2020. Saat di crosscheck dalam badan berita, tidak ada satupun pernyataan Gibran yang menyebutkan menyalahkan masyarakat. Mereka mengutip pernyataan Gibran yang diunggah di akun medsosnya pada 24/4.

“Apabila kita semua patuh dengan berbagai anjuran pemerintah dan tenaga ahli, Insya Allah wabah ini segera usai dan aktivitas akan normal kembali, Bagi teman-teman yang sedang berada di perantauan mohon menahan diri untuk tidak mudik terlebih dahulu. Karena kita tak tahu, jangan-jangan kita adalah OTG (Orang Tanpa Gejala),” ungkapnya.

“Maka dari itu, di bulan suci Ramadhan ini mari kita tekan ego masing-masing untuk ikhlas menjalani berbagai imbauan untuk kebaikan bersama. Namun, esensi dari puasa bukan sekadar menahan haus dan lapar. Tapi kita harus memupuk rasa gotong royong dan kepeduluan terhadap sesama terlebih pada saat ini,” urai ayah Jan Ethes Sri Narendra ini.

Jelas sekali dari kalimat yang dikutip tidak ada satupun kata atau ucapan Calon Walikota Surakarta menyalahkan warga. Entah standart apa yang dipakai wartawan bahkan editor ketika menyaring pemberitaan tersebut.

Betapa beruntungnya mereka, karena putra presiden bukan orang yang suka menuntut, memperkarakan atau mengajukan ke meja hijau. Apalagi ayahnya, hampir selalu memaafkan orang-orang yang menghinanya. Bisa jadi pemberitaan ini berkaitan dengan upaya mendelegitimasi pencalonan Gibran dalam bursa Calon Walikota Surakarta 2020 - 2024. Ditambah calon yang digadang oleh DPC PDIP, Ahmad Purnomo sudah berniat mengundurkan diri.

Disisi lain, bisa jadi Gibran tidak mempedulikan pemberitaan negatif tentang dirinya. Dia justru banyak fokus memberikan bantuan kepada masyarakat, rumah sakit dan pihak yang memang harus dibantu. Aktivitas sosial sudah menjadi bagian sehari-hari saat aktivitas politik terhenti karena KPU sudah menyatakan Pilkada bakal diundur.

TAG TERKAIT :
Hoaks Berita Hoaks Media Hoaks Media Hoax Isu Corona Serang Gibran Media Abal-abal Serang Gibran

Berita Lainnya