Opini

PSBB Jangan Cuma Galak Kepada Si Miskin

Indah Pratiwi Budi - 02/05/2020 14:38
Oleh : Budi Setiawan

Seluruh maskapai penerbangan mulai tanggal 3 Mei dibolehkan menerbangkan penumpang ke episentrum dan zona merah. Kemanapun boleh. Termasuk keluar negeri.

Syaratnya, penumpang harus melampirkan surat dari perusahaan mereka bahwa tujuan mereka terbang adalah untuk keperluan bisnis bukan mudik.

Syarat kedua, mereka harus melampirkan surat bebas Covid 19 dari rumah sakit.

Ini adalah keempat kalinya peraturan Kemenhub di ubah suai. Pertama, diubah tanggal akhirnya sampai 31 Mei. Kedua, penerbangan internasional dibolehkan setelah sehari dilarang.

Ketiga, pebisnis yang boleh terbang hanya yang bergerak di bidang logistik. Keempat, semua pebisnis boleh asal melampirkan dua surat itu.

Tentu yang naik pesawat adalah orang kaya. Rich man take an aeroplane. Poor man take the train.

Mereka dengan mudah rogoh kocek 900 ribu ( tanpa scan thorax) hingga 2,6 juta ( dengan scan thorax) untuk rapid test. Dan PCR test tambah lagi 1,5 hingga 2,5 juta. Tarif tergantung rumah sakit swasta yang mereka pilih.

Berapapun harga tiketnya mereka mampu bayar. Dan bisa makan enak dalam kondisi apapun.

Sementara mereka yang di PHK dan kehilangan penghasilan dibiarkan menjadi pengemis bansos yang belum tentu mereka dapat. Mereka dilarang mudik karena tidak ada kelonggaran bagi mereka.

Mereka dipaksa menjadi pengemis dan harga diri terpaksa dirobohkan untuk bertahan di kota. Padahal di kampung mereka bisa makan, punya tempat tinggal bahkan bisa usaha kecil-kecilan.

Kita berharap ada keadilan bagi mereka. Mudik terbatas dengan syarat seperti si kaya bisa terlaksana dengan PCR test gratis buat mereka. Yang boleh mudik hanya yang kena PHK dan kehilangan penghasilan.

Pak Jokowi sudah setuju pebisnis boleh kemana saja dengan syarat terbatas. Kita berharap Presiden juga mengeluarkan kebijakan yang sama untuk kaum yang jatuh miskin di kota agar bisa hidup di kampung mereka.

Agar tidak terkesan bahwa semua lokdon ala Indonesia ini menguntungkan si kaya saja.

Agar tidak muncul kesan bahwa aturan yang berkali-kali diubah hanya menguntungkan yang punya uang saja.

Tapi galakmya minta ampun kepada orang yang tidak punya .

Sumber : Status Facebook Budi Setiawan

TAG TERKAIT :
POLISI Bersatu Lawan Corona Indonesia Bersatu Lawan Corona Ayo Lawan Covid-19 PSBB Polisi Cegat Pemudik Polisi Putarbalikkan Pemudik

Berita Lainnya

LBP MENGGUGAT

Opini 24/09/2021 12:00