Internasional

AS Klaim Ada Banyak Bukti Virus Corona Berasal Dari Laboratorium China

Anas Baidowi - 04/05/2020 10:19

Beritacenter.COM - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Mike Pompeo mengklaim ada banyak bukti virus corona atau COVID-19 berasal dari sebuah labolatorium di Wuhan, China bukan dari pasar lokal. Hal itu disampaikan Mike pada Minggu (3/5).

Pejabat-pejabat intelijen AS Minggu lalu telah melakukan penyelidikan apakah wabah Covid-19 merupakan hasil paparan dari hewan liar pada manusia atau terjadi secara tidak sengaja di labolatorium Wuhan Institute of virology.

"Ingat, China punya sejarah menyebarluaskan wabah di dunia. Mereka punya sejarah mengoperasikan labolatorium-labolatorium di bawah standar keamanan. Ini bukan petama kalina mereka membuat dunia terjangkir virus akibat kegagalan di sebuah labolatorium China," kata Pompeo dalam program 'This Week"

Ia juga mengatakan bahwa Amerika berkeyakinan kuat virus corona berasal dari sebuah labolatorium di Wuhan yang sedang mempelajari virus pada kelelawar. "Ada banyak bukti bahwa ini yang mengawali perebakan itu," katanya.

Lebih lanjut, ia meyakinkan jika tidak punya alasan untuk meragukan konsensus yang disampaikan komunitas intelijen Amerika bahwa virus itu “bukan buatan manusia atau hasil rekayasa genetika.” Tetapi ia menyalahkan China karena terlambat memberitahu dunia tentang ancaman Covid-19.

Menurutnya jumlah orang yang terkena virus corona di seluruh dunia yang kini mencapai lebih dari 3,4 juta orang, dengan korban meninggal 245.000 orang tidak akan sebanyak ini jika China tidak “berupaya menyembunyikan atau membingungkan orang.” China memanfaatkan WHO untuk memperkuat sikapnya itu, kata Pompeo.

“Kami dapat mengukuhkan bahwa Partai Komunis China melakukan apapun untuk memastikan supaya dunia tidak mengetahui apa yang terjadi,” ujar Pompeo. “Ada banyak bukti tentang itu.”

Pompeo mengatakan para ilmuwan Amerika dan internasional tidak diijinkan mengunjungi laboratorium di Wuhan itu, dan China tidak memberikan contoh atau sampel virus yang sesungguhnya.

Bantah

Direktur Yuan Zhiming membantah bahwa laboratorium di Kota Wuhan, China, merupakan sumber virus corona.

China mendapat tekanan untuk terkait penyebaran virus da nasal usul virus corona, di mana Amerika Serikat menyelidiki apakah virus corona berasal dari laboratorium virologi di Wuhan.

Keberadaan laboratorium tersebut memicu teori konspirasi bahwa virus menyebar dari Institut Virologi Wuhan, khususnya laboratorium P4, yang menangani virus berbahaya.

Dalam sebuah wawancara dengan media pemerintah CGTN, yang diterbitkan pada Sabtu, 18 April, Profesor Yuan Zhiming, membantah bahwa virus berasal dari laboratorium virologi di Wuhan.

"Tidak mungkin virus ini datang dari kita," katanya kepada media pemerintah China melansir Strait Times, Senin (20/4/2020).

Ia mengklaim tidak ada satu pun stafnya yang terinfeksi virus corona. "Seluruh lembaga sedang melakukan penelitian di berbagai bidang terkait dengan virus corona," kata dia.

 

 

 

 

 

TAG TERKAIT :
China Amerika Serikat Berita Center Virus Corona Wuhan Labolatorium Wuhan Asal Corona

Berita Lainnya