Ekonomi

BPS Ungkap Nilai Tukar Petani Menurun di Bulan April...

Diketahui juga jika hal tersebut terjadi dikarenakan indeks harga yang diterima oleh para petani Indonesia menurun hingga 1,64 persen dan indeks harga yang dibayarkan oleh para petani justru mengalami kenaikan 0,1 persen yang dipengaruhi oleh penurunan harga gabah.

Sari Intan Putri - 04/05/2020 21:13

Beritacenter.COM - Badan Pusat Statistik atau BPS telah mencatat bahawa nilai tukar petani atau NTP secara nasional di bulan April 2020 telah menurun sejumlah 1,73 persen menjadi 100,32 apabila dibandingkan dengan nilai NTO pada Maret 2020 atau senilai dengan 102,09.

Diketahui juga jika hal tersebut terjadi dikarenakan indeks harga yang diterima oleh para petani Indonesia menurun hingga 1,64 persen dan indeks harga yang dibayarkan oleh para petani justru mengalami kenaikan 0,1 persen yang dipengaruhi oleh penurunan harga gabah.

"NTP 100,32, hampir menuju titik impas yaitu 100. NTP semua subsektor mengalami penurunan yang cukup dalam. Yang terjadi adalah indeks harga yang diterima petani mengalami penurunan karena panen raya," kata Kepala BPS Suhariyanto.

Suhariyanto juga mengatakan jika di bulan April 2020, NTP Provinsi Riau telah mengalami kenaikan tertinggi yakni 1,66 persen apabila dibandingakn dengan provinsi lainnya. Di sisi lain, lanjut Suhariyanto, NTP Provinsi Kalimantan Barat justru mengalami penurunan terbesar yakni 3,27 persen jika dibandingkan dengan provinsi lainnya.

Pada April 2020 terjadi perubahan indeks konsumsi rumah tangga (IKRT) di Indonesia sebesar 0,11 persen disebabkan oleh naiknya indeks di sepuluh kelompok penyusun IKRT, terutama kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya. Nilai tukar usaha rumah tangga pertanian (NTUP) nasional pada April 2020 sebesar 101,13 atau turun 1,72 persen dibanding NTUP bulan sebelumnya.

TAG TERKAIT :
Bps Petani Ekonomi Badan Pusat Statistik

Berita Lainnya