Peristiwa

Terjadi Karena Subduksi Laut Banda, Gempa M 6,9 di MTB Sempat Buat Warga Panik

Aisyah Isyana - 06/05/2020 23:30
FOKUS : Gempa Bumi

Beritacenter.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melakukan pemukhatiran kekuatan gempa di Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB). Sebelumnya, BMKG menginformasikan gempa berkekuatan M 7,3, kemudian dimutakhirkan menjadi 6,9. Gempa di MTB terjadi karena adanya aktivitas subduksi.

"Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya aktivitas subduksi Laut Banda," ujar Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono dalam keterangannya, Rabu (6/5/2020).

Baca juga : 

Gempa itu sempat membuat warga MTB panik, namun saat ini sudah mulai kondusif. Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati memastikan jika kondisi masyarkaat di Kabupaten MTB sudah mulai kondusif.

"Laporan dari Pusdalops BNPB pada pukul 23.40 WITA, kondisi di Kabupaten MTB, atau sekarang disebut Kabupaten Kepulauan Tanimbar, sudah kondusif. Masyarakat yang sempat panik telah kembali ke rumah masing-masing," jelasnya.

Hingga saat ini, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten MTB masih memantau sejumlah kecamatan yang terdampak. Sejauh ini, belum ada laporan kerusakan akibat gempa. "Menurut laporan BMKG, gempa tersebut tidak memicu tsunami," kata Raditya.

Untuk diketahui, gempa Magnitudo 6,9 terjadi di Kabupaten MTB karena adanya aktivitas subduksi. Gempa itu terjadi sekira pukul 20.53.57 WIB di wilayah Laut Banda. Titik koordinat gempa tercata berada di 6,95 Lintang Selatan dan 130,04 Bujur Timur.

TAG TERKAIT :
Gempa Bumi Bencana Alam BMKG BNPB Maluku Tenggara Barat

Berita Lainnya