Internasional

Korea dan China Dihadapi Gelombang Kedua Virus COVID-19

Indah Pratiwi - 11/05/2020 19:06

Beritacenter.COM - China dan Korea Selatan(Korsel) kini dihadapi gelombang kedua wabah virus Corona Covid-19 yang diprediksi akan menerjang di awal musim dingin. Gelombang kedua tersebut wajib diwaspadai mengingat gelombang pertama masih bersisakan para pasien.

Melansir Anadolu Agency, kasus corona atau COVID-19 di China dan Korea Selatan telah memicu kekhawatiran gelombang kedua wabah itu. Komisi Kesehatan Nasional (NHC), sekitar 17 kasus baru dilaporkan terjadi di daratan China.

Wuhan merupakan kota pertama kali terdeteksi, melaporkan nol kasus selama berminggu-minggu. Ada 4.633 orang tewas karena terpapar Covid-19, sementara 78.144 pasien sudah dinyatakan pulih dan dipulangkan dari rumah sakit.

Pada Senin ini, Kota Shulan kembali memberlakukan karantina wilayah setelah cluster baru dilaporkan terjadi.

"Kota ini bersiaga perang melawan virus. Pemerintah setempat akan mengambil langkah-langkah ketat mengendalikan penyebaran virus," kata Wali Kota Jin Hua.

Selain itu, Korea Selatan melaporkan ada 35 kasus Covid-19 baru, yang merupakan lonjakan harian tertinggi sejak 9 April. Laporan kantor berita Yonhap mengabarkan, ada puluhan kasus baru ditemukan setelah Korsel melonggarkan aturan pembatasan sosialnya baru-baru ini.

Akibat gelombang kedua itu, 2.100 bar dan tempat hiburan malam lainnya terpaksa kembali ditutup. Sebagai antisipasi, mereka juga mengubah sistem pelayanan di rumah sakit dan pusat kesehatan terdekat.

Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan Korea melaporkan, dalam jumpa pers bahwa fasilitas kesehatan akan segera di bentuk untuk menghadapi gelombang kedua itu. Semantara, sistem tersebut diterapkan agar bisa menekan kenaikan permintaan perawatan penyakit pernapasan di musim gugur dan musim dingin.

"Dengan mengisolasi pasien bergejala pernapasan atau demam dari pasien lainnya, risiko penularan yang disebabkan dengan kunjungan rumah sakit diperkirakan bisa turun," kata Wakil Menteri Kesehatan, Kim Gang-lip.

 

TAG TERKAIT :
Berita Kriminal Indonesia Berita Center Berita Hoaks Bersatu Lawan Corona

Berita Lainnya