Internasional

Setelah AS, Kini Rusia Alami Lonjakan Kasus Corona

Indah Pratiwi - 12/05/2020 00:11

Beritacenter.COM - Meningkatnya lonjakan kasus virus corona atau COVID-19 di Rusia mengalami signifikan, bahkan kini berada di peringkat ke-3 di dunia di bawah Amerika Serikat dan Spanyol.

Lonjakan ini diprediksi akan terus meningkat yang dikhawatirkan Rusia bisa menduduki peringkat pertama di dunia. Kasus lonjakan ini membuat Presiden Vladimir Putin mengeluarkan pembaruan pada situasi baru di negara itu.

Berdasarkan laporan, jumlah kasus baru dari coronavirus meningkat dengan jumlah harian ke 11.656 dalam 24 jam sebelumnya, membuat perhitungan resmi 221.344. Namun, negara Spanyol dan Amerika Serikat masih tercatat lebih banyak kasus daripada negara terbesar di dunia.

Pemerintah untuk wilayah Ibukota Rusia pada hari Senin melaporkan adanya peningkatan semalam 6.169 kasus baru, sehingga total resminya menjadi 115.909.

Dari data resmi menunjukkan Moskow telah melaporkan ada 18% lebih banyak kematian pada bulan April tahun ini.

Pejabat setempat mengaitkan angka kematian lebih rendah tetapi mendapat peningkatan jumlah besar kasus dengan program pengujian yang luas, di mana mereka mengatakan 5,6 juta tes telah dilakukan.

Sehingga pemerintah Rusia mengambil langkah memungkinkan dokter untuk dengan cepat mengidentifikasi orang yang membutuhkan perawatan medis dan memastikan mereka menerimanya secara tepat waktu.

Dijadwalkan Presiden Rusia Vladimir Putin mengadakan pertemuan hari Senin, hari libur umum di Rusia, untuk memberikan informasi dan kebijakan terbaru tentang situasi tersebut.

Presiden Putin mengatakan kepada warganya dalam jumpa pers bahwa, hari-hari terburuk wabah masih di depan. Selain itu, Perdana Menteri Mikhail Mishustin mengumumkan bahwa ia terkena virus dan perlu untuk sementara waktu menyingkir dari publik dan acara pertemuan lainnya.

TAG TERKAIT :
Berita Kriminal Indonesia Berita Center

Berita Lainnya