News

Siap-siap Kena Denda Rp500 Ribu Buat Pemudik Bandel Tolak Karantina di Desa Ini

Aisyah Isyana - 19/05/2020 07:50

Beritacenter.COM - Para pemudik yang bandel dan menolak untuk menjalani karantina di salah satu desa di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, akan di denda Rp500 ribu. Langkah itu diambil guna memutus rantai penyebaran virus Corona (Covid-19).

Adalah Desa Grenggeng, desa yang berada di Kecamatan Karangayar, yang menerapkan sanksi denda bagi para pemudik yang membandel. Tak hanya denda, Pemdes setempat juga telah menyiapkan gelang identitas bagi orang dalam pemantauan (ODP).

Pada prosesnya, setiap warga yang baru datang dari luar daerah, akan dilakukan pengecekan suhu dan diwajibkan menggunakan gelang berwarna merah muda. Gelang itulah yang akan menjadi tanda bagi ODP.

Selain itu, para ODP juga wajib menjalani karantina mandiri selama 14 hari. Jika para ODP itu kedapatan bekeliaran dan keluar dari kawasan isolasi, atau bahkan mencopot gelang ODP, mereka akan diberikan denda sebesar Rp500 ribu.

"Para ODP yang menggunakan gelang harus karantina mandiri. Ini penting, untuk menekan angka penyebaran COVID-19. Bagi setiap perantuan yang datang ke Desa Grenggeng wajib mengikuti aturan ini, jika tidak maka akan didenda Rp 500 ribu," kata Kepala Desa Grenggeng Eri Listiawan kepada wartawan di Balai Desa Grenggeng, Senin (18/5/2020).

Guna mengontrol keluar masuknya warga, Eri menyebut terdapat sembilan titik gerbang desa yang menjadi pusat pemantauan di Desa Grenggeng. Nantinya, para perantau yang mudik itu akan didata. Tercatat hingga hari ini ada 449 ODP yang 17 orang di antaranya masih menjalani karantina.

"Ketika ada perantauan datang dan keluar kita data. Kalau sampai ada yang mau keluar dari rumah, masyarakat yang akan menjadi pemantau supaya tidak keluar rumah. Alhamdulillah sampai sekarang Grenggeng masih zona hijau, tidak ada yang positif ataupun PDP," imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Kebumen Yazid Mahfudz mengapresiasi langkah yang diambil Pemdes Grenggeng guna memutus rantai penyebaran Covid-19.

"Inovasi ini agar masyarakat tidak terpapar COVID-19. Saya yakin dengan kerjasama yang baik Desa Grenggeng tetap menjadi wilayah zona hijau," ucap Yazid di Balai Desa Grenggeng.

TAG TERKAIT :
Kebumen Pemudik Cegah Penyebaran Corona Isolasi Mandiri Karantina Desa Grenggeng

Berita Lainnya