Nasional

Banjir Besar Menerjang Samarinda, Tambang Batu Bara Akan Dievaluasi

Lukman Salasi - 27/05/2020 12:49

BeritaCenter.COM – Beberapa wilayah Kota Samarinda, Kalimantan Timur diterjang banjir besar dari luapan Sungai Karang Mumus. Banjir menggenangi ribuah rumah di tiga kecamatan, yakni Samarinda Utara, Samarinda Ulu, dan Sungai Pinang.

Terkait penanggulangan banjir tersebut, Wakil Gubernur Kalimantan Timur Hadi Mulyadi mengatakan, pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap tambang-tambang batu bara.

"Kita akan lakukan evaluasi terhadap tambang-tambang (batu bara) yang ada di Kota Samarinda, khususnya yang ada di wilayah utara Kota Samarinda, kita akan teliti RPUL-nya kalau perlu kita tidak akan keluarkan izin jika mereka tidak perbaiki lingkungan," kata Hadi Mulyadi, Selasa (26/5/2020).

Hadi mengatakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur berencana melakukan pengerukan Sungai Karang Mumus. Namun anggaran untuk pengerukan sungai terbentur dengan penanganan COVID-19 di Samarinda.

"Program itu tidak bisa berjalan karena digunakan untuk penanggulangan COVID-19, kita tahu semua peralatan medis untuk penanggulangan COVID harganya sangat mahal, sementara anggaran kita fokuskan disana," kata Hadi.

Namun, Pemprov Kaltim masih berupaya melakukan pengerukan sungai tahun ini.

"Kita juga sudah mempelajari siklus tahunan datangnya banjir, nanti kita akan minta perusahaan batu bara untuk berhenti beroperasi jelang musim hujan," jelasnya.

TAG TERKAIT :
Berita Center Banjir di Samarinda Evaluasi Tambang Batu Bara

Berita Lainnya