Peristiwa

Ombak Setinggi 6 Meter Hantam Puluhan Perahu Nelayan di Ujung Genteng Sukabumi

Baharuddin Kamal - 27/05/2020 19:30
Ilustrasi.

Beritacenter.COM - Puluhan perahu nelayan di pesisir Pantai Ujung Genteng, Kabupaten Sukabumi, dihantam ombak dengan ketinggian hampir enam meter. Akibatnya, perahu milik para nelayan itu hancur dan airnya meluber hingga ke jalan.

Peristiwa ini sudah berlangsung sejak sepekan terakhir. Air pasang terjadi hingga sekitar pukul 12.30 WIB, setelah itu kondisi gelombang kembali normal.

"Banyak perahu terbelah sudah selama 3 hari ini, ombak sekarang tingginya lebih dari enam meter sampai ke jalan sejauh 150 meter. Air pasang setiap pagi, sudah lepas siang normal lagi, perahu rusak parah lebih dari 20 unit di Ujung Genteng, Kelapa Condong, belum Minajaya," kata Ketua Rukun Nelayan Ujung Genteng Asep JK melalui sambungan telepon, Rabu (27/5/2020).

Selain perahu, ombak juga menghantam warung dan gudang yang berada di sekitar lokasi hingga mengalami kerusakan yang cukup parah. Nelayan setempat berusaha menyelamatkan genset dan peralatan melaut lainnya, meski mereka akhirnya merelakan perahu yang tertambat di pesisir itu hancur.

"Kalau bicara kerugian, satu unit perahu saja bisa sampai Rp 50-Rp 60 juta, kalau sama mesin. Kalau hitungan perahu saja bisa sampai Rp 30 jutaan, belum jaring dan lain-lain. Kita menyelamatkan genset jangan sampai terbawa (arus) kalau perahu enggak bisa diselamatkan karena berat," lanjut dia.

Hingga saat ini belum diketahui ada atau tidaknya korban dalam insiden tersebut. Asep berharap sosialisasi dilakukan secara langsung kepada masyarakat nelayan terkait gelombang tinggi.

"Saat ini warga pasang karung untuk tanggul buatan penahan ombak tapi tidak lama itu roboh lagi. Kalau dari nelayan banyak yang enggak mengerti soal imbauan dari BMKG, harusnya imbauan langsung. kalau kami sudah sering mengimbau ke mereka, yang paling dibutuhkan saat ini adalah tanggul pemecah ombak segera diperbaiki, pemerintah menjanjikan sebelumnya akan diperbaiki tapi mungkin terkena pergeseran anggaran COVID-19," beber Asep.

TAG TERKAIT :
Berita Center Ombak Ombak Besar Ombak Hantam Perahu

Berita Lainnya