News

Luapan Kekecewaan Risma saat Mobil PCR BNPB Dibawa ke Tulungagung dan Lamongan

Aisyah Isyana - 29/05/2020 18:25

Beritacenter.COM - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini seketika merasa kecewa dan sedih saat mendengar ratusan warganya gagal menjalani tes swab COVID-19. Risma yang seketika meneteskan air mata itu mengaku sangat kecewa kepada BPBD Jatim, lantaran memindahkan dua mobil PCR ke Tulungagung dan Lamongan.

Kepala Dinas Kesehatan Surabaya Febria Rachmanita kemudian langsung meminta klarifikasi kepada salah satu petugas BPBD Jatim. Dia menayakan soal mobil tes swab bantuan dari BNPB yang rencananya akan digunakan Pemkot Surabaya untuk tes swab ratusan warga Tanah Kali Kedinding. Kala itu, Risma juga berada di dekat Febria untuk mendengar klarifikasi langsung BPBD melalui sambungan telepon Febria.

Baca juga : Dukung Jokowi soal New Normal, Golkar: Kebijakan Strategis Tanpa Abaikan Penanganan Corona

"Pak mohon maaf, itu saya ngemis-ngemis itu. Saya sampai lewat Pak Pramono Anung, sampai lewat orang DPR RI. Mosok Pak saya mau disiksa apa. Saya nanti dituduh tidak bisa kerja lagi. Gimana Pak," kata Risma kepada salah satu petugas BPBD Jatim, Jumat (29/5/2020).

Risma bahkan menyatakan jika pihaknya telah berkomunikasi langsung dengan Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo, soal permintaan mobil tes swab. Risma yang merasa sangat kecewa, berupaya meyakinkan petugas BPBD Jatim jika dua mobil itu sejatinya digunakan untuk di Surabaya.

"Ini lho. Saya lho Pak dapat WA-nya Pak Doni Monardo, kalau itu untuk Surabaya. Kenapa dianu dan saya diminta ke mana ke mana. Opo-opoan Pak kalau mau boikot jangan gitu Pak caranya. Saya akan ngomong ke semua orang," terang Risma.

"Opo-opoan gitu, pasien sudah menunggu di Asrama Haji. Saya minta tolong ke mana-mana, ngemis-ngemis Pak. Iya, iya, saya ndak terima lo Pak. Betul saya ndak terima lo Pak. Saya dibilang ngak bisa kerja. Sapa yang bilang nggak kerja sekarang. Kalau ngawur nyerobot gitu nggak bisa kerja," lanjut Risma.

Risma juga menunjukkan bukti komunikasinya dengan Doni Monardo via WhatsApp, setelah melakukan klarifikasi dengan pihak BPBD Jatim melalui sambungan telepon tersebut.

"Temen-teman lihat sendiri kan, ini bukti permohonan saya dengan Pak Doni. Jadi ini saya sendiri yang mohon kepada beliau. Kasihan pasien-pasien yang sudah menunggu," pungkas Risma.

TAG TERKAIT :
Tri Rismaharini Wali Kota Surabaya BPBD Jatim Virus Corona Pandemi COVID-19 Tes Swab

Berita Lainnya