News

Ini Saran Kapolda Jatim Tanggulangi Zona Hitam COVID-19 di Surabaya

Aisyah Isyana - 03/06/2020 19:44

Beritacenter.COM - Wilayah Kota Surabaya merupakan wilayah dengan sebaran virus Corona (Covid-19) terbanyak di Jawa Timur. Data mencatat terdapat sebanyak 2.748 kasus Corona, hingga membuat Surabaya menjadi zona hitam.

Menanggapi hal itu, Kapolda Jatim Irjen M Fadil Imran memberikan sejumlah saran untuk menekan kasus COVID-19 di Surabaya. Beberapa diantaranya yakni pengoptimalan kampung tangguh. Dia menilai, hal itu sudah terbukti efektif saat diterapkan dibeberapa daerah.

Baca juga : 

"Saya kasih contoh di Bojonegoro dan Lamongan dari kunjungan saya ke sana itu sangat efektif tidak ada penambahan jumlah penderita baru," kata Fadil saat peletakan batu pertama pembangunan GOR Bulu Tangkis di Mapolda Jatim, Rabu (3/6/2020).

"Yang kedua, terhadap klaster pasar dengan adanya kampung tangguh ini, orang-orang yang berada dalam klaster pasar itu mendapatkan apa yang sering ibu gubernur katakan, 3T testing tracking dan treatment, isolate disana dikerjakan sangat baik dan tidak ada penambahan ODP," imbuhnya.

Selain itu, monitoring terhadap pasien positif, ODP, dan ODP juga terus dipantau petugas. "Bahkan di sana, ada Bhabinkamtibmas yang memiliki ide luar biasa. Semua masyarakat yang positif, yang ODP yang PDP itu dibuatkan aplikasi BoSe Bojonegoro Sehat, mereka kalau kemana-mana video call dan bisa termonitor," ungkap Fadil.

Dia menyebut aplikasi yang digunakan di kampung tangguh Bojonegor untuk memantau pasien positif, ODP, dan PDP, juga dapat diterapkan di Surabaya. Dia menilai, aplikasi itu efektif digunakan untuk memantau pasien agar tidak keluyuran dan menyebarkan virus.

"Saya kira bisa diterapkan di Surabaya. Jadi misalnya RW A di kelurahan X di situ kita mendirikan kampung tangguh, ada yang positif, ada yang PDP, ODP, semua mengunduh aplikasi tersebut, dia kemana-mana bisa dimonitor. Ada ternyata orang PDP jalan-jalan, segera nanti ditelepon petugas di pos sehingga ketahuan, atau mungkin dia bisa whatsapp ketika kurang makan, kurang olahraga, kurang motivator psikolog," jelas Fadil.

TAG TERKAIT :
Surabaya Polda Jatim Virus Corona Pandemi COVID-19 Zona Hitam

Berita Lainnya