Teknologi

Google Terancam Kena Denda Puluhan Triliun Rupiah, Kok Bisa?

Diketahui juga jika pihak Google tetap berusaha melacak pengguna internet tersebut meski sudah mengaktifkan mode "incognito" atau mode samar pada browsernya.

Sari Intan Putri - 04/06/2020 12:21

Beritacenter.COM - Akibat mencoba melacak beberapa pengguna internet "pribadi" secara tak resmi, perusahaan besar Google terancam akan dikenakan denda sebesar US$ 5 miliar atau setara dengan Rp 70,7 triliun.

Diketahui juga jika pihak Google tetap berusaha melacak pengguna internet tersebut meski sudah mengaktifkan mode "incognito" atau mode samar pada browsernya.

Dari fakta lain juga menyebutkan bahwa tak hanya satu atau dua pengguna internet yang telah menggugat Google, melainkan ada jutaan pengguna Google di negara Paman Sam yang telah mengajukan gugatan kepada pihak Google.

Masing-masing mengajukan ganti rugi sebesar US$ 5.000 berdasarkan undang-undang penyadapan federal dan undang-undang privasi California.

Unit Alphabet Inc. ini dituduh secara diam-diam mengumpulkan informasi tentang apa yang pengguna internet lihat secara online, dan di mana mereka menjelajah.

Menurut pengaduan yang diajukan di Pengadilan Federal di San Jose, California, AS, Google mengumpulkan data melalui Google Analytics, Google Ad Manager, dan plug-ins situs web lainnya, termasuk aplikasi smartphone, terlepas dari apakah pengguna mengklik iklan yang didukung Google atau tidak.

Hal ini membuat Google dapat mempelajari tentang informasi pribadi pengguna internet, seperti jaringan pertemanan, hobi, makanan favorit, kebiasaan berbelanja, dan bahkan hal-hal yang paling intim dan berpotensi memalukan yang mereka cari secara online.

"Google tidak dapat terus terlibat dalam pengumpulan data rahasia dan tidak sah dari hampir setiap orang Amerika dengan komputer atau telepon," ujar keluhan itu dikutip dari China South Morning Post.

TAG TERKAIT :
Google Internet Teknologi Aplikasi Denda

Berita Lainnya