Bisnis

Garuda Indonesia Cari Pemasukan Disaat Penumpangnya Anjlok 90 Persen

Indah Pratiwi - 05/06/2020 18:06

Beritacenter.COM - Maskapai plat merah Garuda Indonesia cari alternatif lain untuk pemasukan perusahaan. Dengan mengaktifkan penerbangan luar negeri, hal ini lantaran jumlah penumpang anjlok mencapai 90 persen di saat pandemi COVID-19.

"Kita berharap ke depan dukungan dari berbagai pihak Jumlah penumpang (Garuda) menurun drastis 90 persen," ujar Direktur Utama PT Garuda Indonesia Irfan Setiaputra dalam video conference Jumat (5/6/2020).

Garuda Indonesia sendiri telah memulangkan WNA Colombia, Brasil belum lama ini. Untuk WNA Colombia sudah mencapai 777 orang dan 300 orang WNA Brasil berhasil dipulangkan ke negara asalnya.

"Kita juga kemarin barusan membawa pulang WNA Kolombia, Alhamdulillah dapat apresiasi yang sangat tinggi dari penduduk Kolombia ketika pesawat mendarat," kata dia.

Selain itu, maskapai Garuda Indonesia juga membuka penerbangan luar negeri bagi WNI yang ingin kembali ke tanah air. Maskapainya, kata dia, siap membantu kepulangan WNI yang berada di luar negeri.

"Hubungi Garuda, kita akan dengan senang hati kembali (fasilitasi penerbangan) ke Indonesia dan berkumpul dengan keluarga," ucap Irfan.

Saat ini, Garuda Indonesia juga fokus kegiatan bisnis lain seperti pengiriman kargo ke dalam dan luar negeri agar perusahaan mendapat pemasukan uang di saat pandemi COVID-19.

"Pemilik barang dan kargo yang ingin terbang dengan rute yang kita miliki, kirim aja, ini akan bisa membantu mayarakat yang akan berkirim barang. Tali kasih menutupi keterbatasan yang kita miliki," ucapnya.

 

TAG TERKAIT :
Berita Kriminal Indonesia Berita Center

Berita Lainnya