Kriminal

Polisi Tembak Mati Pelaku Curanmor di Mojokerto

Baharuddin Kamal - 08/06/2020 20:10
Ilustrasi.
FOKUS : Polisi

Beritacenter.COM - Polisi menembak mati seorang pelaku pencurian sepeda motor (Curanmor) di Mojokerto lantaran nekat melakukan perlawanan dengan pistol rakitan saat akan ditangkap.

Tersangka yang diketahui bernama Sunyoto (39) warga asal Desa Cangkring, Kecamatan Krembung, Sidoarjo itu ditangkap saat sedang bersembunyi di gudang kandang ayam Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto pada Rabu (3/6) sekitar pukul 22.30 WIB.

Polisi terpaksa mengambil langkah tegas dan terukur lantaran pelaku menembak tim yang dipimpin Ipda Andre Rinaldo itu menggunakan pistol rakitan jenis revolver.

"Karena dalam bahaya, reflek petugas menembak tersangka. Namun, tersangka masih kuat dan berlari mengejar petugas sambil terus menodongkan senpi ke arah petugas. Terpaksa petugas melakukan tindakan tegas terhadap tersangka," kata Kapolres Mojokerto AKBP Feby Dapot Parlindungan saat rilis di Mapolres Mojokerto, Jalan Gajah Mada, Kecamatan Mojosari, Senin (8/6/2020).

Feby mengatakan, pihaknya sempat memberikan pertolongan dan membawa tersangka ke RS Bhayangkara Pusdik Brimob Watukosek. Namun, pelaku tewas saat di perjalanan.

"Petugas sempat memberikan pertolongan dengan membawa tersangka ke rumah sakit. Sampai di rumah sakit, tersangka sudah meninggal dunia," terang Feby.

Dari tangan tersangka, polisi menyita sebuah pistol rakitan jenis revolver warna silver. Senpi tersebut berisi 5 amunisi dengan kaliber 9 mm.

"Saat ditembakkan tersangka, tidak meledak karena terdapat tiga bekas yang diduga ketukan pelatuk pada pantat amunisi," ungkapnya.

Perlu diketahui, Sunyoto menjadi buron lantaran tiga kali mencuri sepeda motor. Yaitu di Desa Karangrejo, Kecamatan Gempol, Pasuruan pada 27 Mei dan 17 April, serta di Jalan Raya Desa Sumolawang, Kecamatan Puri, Mojokerto pada 23 Maret.

Namun aksinya terhenti di Mojokerto saat tersangka mencuri sepeda motor Honda BeAt nopol S 3786 QT. Sepeda motor ini milik Pa'i (38), warga Desa Tambakagung, Kecamatan Puri.

"Tersangka mencuri bersama temannya. Kemudian menjual motor curian ke penadah seharga Rp 4,8 juta," jelasnya.

Oleh sebab itu, kata Feby, tim Unit Resmob meringkus dua tersangka lainnya. Yaitu Eko Wahono (38), warga Desa Pesawahan, Kecamatan Porong, Sidoarjo dan Mohammad Rifa'i (50), warga Desa Watesnegoro, Kecamatan Ngoro, Mojokerto.

"Tersangka Eko sebagai eksekutor, sedangkan Rifa'i menjadi penadah motor curian," tandasnya.

 

TAG TERKAIT :
POLISI Curanmor Berita Kriminal Indonesia Berita Center Mojokerto

Berita Lainnya