Ekonomi

Banyak Warga Mengeluh, Istana Tepis Isu Kenaikan Tarif Listrik

Anas Baidowi - 09/06/2020 11:08

Beritacenter.COM - Masyarakat banyak mengeluh tagihan listrik mengalami kenaikan selama masa pandemi covid-19. Dalam catatan PT PLN terdapat pelanggan yang tahihan listriknya mengalami lonjakan cukup tinggi.

Juru Bicara Presiden (Jubir) Bidang Sosial Angkie Yudistia mengatakan, mahalnya tagihan listrik itu bukan karena kenaikan tarif listrik. Ia menegaskan pemerintah tidak menaikkan tarif listrik seperti yang dikeluhkan masyarakat.

"Lonjakan tarif listrik yang tinggi disebabkan oleh konsumsi yang jauh lebih banyak saat kita lebih sering beraktivitas di rumah," kata Angkie, Selasa (9/6).

Menurutnya, PSBB selama masa pandemi mengharuskan masyarakat lebih banyak melakukan kegiatan di dalam rumah. Akibatnya, lanjut dia, penggunaan listrik yang juga turut mengalami peningkatan.

“Secara teknis, PLN juga telah menjelaskan faktor yang menyebabkan tarif listrik menjadi tinggi selama PSBB. Ada sistem angsuran carry over selama tiga bulan untuk menjaga lonjakan tagihan akibat pemakaian yang lebih banyak dibanding sebelum PSBB ,” tuturnya.

Dia menyarankan masyarakat memantau penggunaan listrik di rumah dengan mengunduh aplikasi PLN Mobile, memantau melalui tautan pln.co.id, dan pusat kontak PLN 123. Selain itu, PLN juga menyediakan layanan baca meter melalui whatsapp resmi ke nomor 081-22-123-123.

TAG TERKAIT :
PLN Tarif Listrik Berita Kriminal Indonesia Berita Center

Berita Lainnya