Politik

Begini Reaksi Menag saat Presiden Jokowi Disalahkan Berikan Putusan "Ibadah Haji 2020 Ditiadakan"

Diketahui juga jika Fachrul Razi menyebutkan jika pihaknya membantah atas pembatalan penyelenggaran haji merupakan kemauan pribadi Presiden Jokowi.

Sari Intan Putri - 09/06/2020 16:14

Beritacenter.COM - Setelah pemerintah memberikan pengumuman terkait tidak ada adanya pelaksanaan haji pada tahun 2020 ini, Presiden Jokowi menjadi sasaran banyak pihak. Terkait hal itu, Menteri Agama Fachrul Razi langsung turun tangan.

Diketahui juga jika Fachrul Razi menyebutkan jika pihaknya membantah atas pembatalan penyelenggaran haji merupakan kemauan pribadi Presiden Jokowi.

Fachrul Razi juga mengungkapkan jika pembatalan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini bukan berdasarkan keputusan perorangan maupun keputusan Presiden Jokowi sepihak. Fachrul mengatakan jika sebelum memerikan keputusan penting tersebut, Kementrian Agama sudah meminta saran dan masukan dari Kemenkumham ataupun organisasi masyarakat Islam lainnya.

"Tidak sama sekali. Itu kami sudah minta dan itu saya bilang, kami tidak serta merta mengambil keputusan," kata Fachrul.

Bahkan Fachrul menyatakan apabila Jokowi sempat memberikan arahan untuk mengundurkan waktu keputusan soal ibadah haji dari 20 Mei menjadi 1 Juni. Jokowi disebutkannya malah meminta untuk menunggu waktu yang benar-benar matang agar ibadah haji bisa tetap berjalan.

Oleh karena itu, Fachrul menegaskan bahwa Jokowi bukan menjadi pengambil keputusan pembatalan ibadah haji 2028. Ia mengatakan kalau keputusan itu merupakan pertimbangan pihaknya disertai dengan masukan-masukan dari berbagai pihak.

"Itu bukan perintah Bapak Presiden, tapi pertimbangan kami dan kalau ada yang salah tentu saja itu tanggung jawab Menteri Agama karena itu menjadi tupoksinya Menteri Agama," pungkasnya.

TAG TERKAIT :
Politik Presiden Jokowi Menteri agama Ibadah Haji Fachrul Razi Corona Covid-19

Berita Lainnya