Kriminal

Polri Tetapkan 12 Tersangka Terkait Perampasan Jenazah Covid-19 di Sulsel

Baharuddin Kamal - 09/06/2020 21:30
Karonpenmas Mabes Polri, Brigjen Awi.
FOKUS : Polisi

Beritacenter.COM - Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Awi Setiyono mengatakan, pihaknya telah menetapkan 12 orang tersangka terkait kasus pengambilan paksa pasien Covid-19 dibeberapa Rumah Sakit (RS) yang ada di Sulawesi Selatan (Sulsel).

Penetapan 12 tersangka itu, lanjut Awi, berdasarkan hasil penyelidikan polisi serta dikuatkannya dengan dua barang bukti. "Terhadap kasus pengambilan paksa jenazah di RS bahwa proses itu dinaikkan dari penyelidikan ke penyidikan dan menetapkan tersangka," kata Awi dalam keterangannya, Selasa (9/6/2020).

Awi menjelaskan, untuk kasus pertama di RSJ Dadi pihaknya telah menangkap 2 tersangka yaitu Akbar dan Hendra. Kedua pelaku dijerat dengan Pasal 214, 335, 336 dan pasal 93 UU Nomor 6 Tahun 2018.

Sedangkan untuk kasus kedua, pengambilan paksa di RS Stella Maris Makassar, polisi juga menetapkan dua orang yakni Sumarjono dan Agung.

"Pasal yang diterapkan yaitu pasal 214, 335, 336 dan pasal 93 UU Nomor 6 Tahun 2018," ujar Awi.

Kemudian, kasus pengambilan paksa jenazah Covid-19 di RS Labuan Baji, aparat menetapkan enam orang tersangka. Mereka adalah, Ardi, Sampara, Aris alias Bojes, Dg Saung, Amir dan Kamal Losari.

Untuk enam tersangka tersebut dijerat dengan Pasal 214, 335, 336 KUHP dan pasal 93 UU Nomor 6 Tahun 2018.

Selanjutnya, kasus pengambilan paksa selanjutnya di RS Bhayangkara, pada TKP ini, polisi menetapkan dua tersangka, yaitu Rahman Akbar dan Rahmawati. Mereka dikenakan Pasal 214, 335, 207 KUHP dan Pasal 93 UU Nomor 6 Tahun 2018.

"Malam ini (Selasa 9 juni 2020) akan dilakukan penangkapan terhadap para pelaku, tim gabungan dilapangan sudah dibentuk yaitu terdiri dr tim Resmob Polda, Brimob, Shabara Polda, Jatanras Polrestabes," tutup Awi.

TAG TERKAIT :
POLRI Berita Kriminal Indonesia Berita Center Corona Virus Covid-19

Berita Lainnya