News

Jalani Rapid Test, Tersangka Pembawa Jenazah COVID-19 di Makassar Terancam 7 Tahun Bui

Aisyah Isyana - 10/06/2020 04:34

Beritacenter.COM - Kembali bertambah, tersangka kasus pembawa paksa jenazah COVID-19 dari sejumlah RS di Makassar, Sulawesi Selatan, saat ini berjumlah delapan orang. Mereka yang ditetapkan tersangka terancam hukuman 7 tahun penjara.

"Iya (8 tersangka)," ujar Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Ibrahim Tompo saat dimintai konfirmasi, seperti dilansir detik, Selasa (9/6/2020).

"Kemungkinan tersangka akan bertambah karena akan dilakukan penangkapan terhadap para pelaku, tim gabungan di lapangan sudah dibentuk," sambungnya.

Baca juga :

Ibrahim merinci 8 orang yang ditetapkan sebagai tersangka, yakni 2 tersangka terkait kasus pengambilan jenazah di RS Dadi Makassar, yakni SA, dan MR. Kemudian ada satu tersangka berinsial AW terkait kasus di RS Stella Maris. Selanjutnya, 5 tersangka kasus pengambilan jenazah di RS Labuang Baji.

Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, para tersangka terancam pasal berlapis, yakni Pasal 93 UU Nomor 6 Tahun 2018 Tentang Kekarantinaan juncto Pasal 214 KUHP dan atau Pasal 335 KUHP. "Ancaman hukuman bisa 7 tahun penjara," pungkas Ibrahim.

Untuk diketahui, sebanyak 25 orang yang diamankan polisi lantaran nekat membawa paksa jenazah di Makassar, Sulawesi Selatan, menjalani rapid test virus Corona (COVID-19). Rapid test itu dilakukan polisi guna mewaspadai apakah ada yang terjangkit virus Corona atau tidak.

"Semua orang-orang yang diamankan kita lakukan rapid test, jangan sampai memang sudah menjadi OTG (orang tanpa gejala) atau memang sudah mengidap," ujar Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Ibrahim Tompo kepada wartawan, Selasa (9/6/2020).

Protokol kesehatan itu dijalankan ke puluhan orang yang diamankan, terutama terhadap mereka yang memiliki gejala COVID-19. Meski begitu, Ibrahim memastikan jika proses hukum akan tetap berjalan.

"Otomatis kita akan rawat dulu tapi proses hukum tetap berjalan," ucap Ibrahim.

TAG TERKAIT :
Polda sulsel Corona Virus Pandemi COVID-19 Jenazah PDP Corona Dibawa Kabur Jenazah COVID-19

Berita Lainnya