Nasional

Peringati Hari Medsos Nasional, Kapolri Ajak Masyarakat Bijak Bermedia Sosial

Baharuddin Kamal - 10/06/2020 15:00
Kapolri Jenderal Pol Idham Aziz.
FOKUS : Polisi

Beritacenter.COM - Kapolri Jenderal Pol Idham Aziz mengajak masyarakat untuk bijak dalam menggunakan media sosial. Pasalnya, media sosial merupakan wadah bagi manusia untuk bertukar, mencari dan menyampaikan informasi.

"Medsos sangat berperan penting untuk media komunikasi dan informasi di era globalisasi ini. Tapi ingat disana ada jejak digital yang sulit dihapus sehingga kita harus bijak menggunakannya," kata Kapolri, Jakarta, Rabu (10/6/2020).

Kapolri mengatakan perkembangan teknologi di dunia sangat cepat, hal tersebut ditandai dengan munculnya berbagai macam medsos contohnya seperti Facebook, Twitter, Instagram, YouTube dan aplikasi populer lainnya di Indonesia.

Mungkin berkembangnya teknologi di Tanah Air banyak membawa dampak positif untuk kita. Namun, tak sedikit pula dampak negatif yang kita terima seperti menjatuhkan dan menciptakan propaganda yang berpotensi memecah belah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Banyak contoh kasus bagaimana orang tidak bijak bermedia sosial sehingga terjerat UU ITE. Karena itu masyarakat harus bijak dalam menggunakan medsos jangan sampai ada yang dirugikan," ujar Idham.

Dengan begitu, mantan Kabareskrim Polri itu berharap agar masyarakat bijak dalam menggunakan media sosial dengan mengunggah hal-hal positif, karya seni, inspiratif kreatif dan edukatif. Bukan justru konten seperti hasutan, ujaran kebencian, hoaks dan hal negatif lainnya.

"Sampaikan informasi dengan benar dan bertanggungjawab serta memenuhi kaidah etika dan norma," ucap Idham.

Dia menjelaskan, penggunaan media sosial di Indonesia telah diatur dalam UU No. 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik atau UU ITE. Beberapa hal yang diatur diantaranya mengenai pencemaran nama baik, penghinaan SARA, dan perdagangan elektronis.

"Mari kita bangun Indonesia dengan hal-hal yang positif dan inovatif," tutur mantan Kapolda Metro Jaya ini.

Sementara itu, Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono mengingatkan kepada masyarakat bahwa, saat ini kesalahan di media sosial akan sangat dapat merugikan di kehidupan nyata dengan jeratan hukuman pidana.

Karena itu, Argo menekankan kepada seluruh masyarakat untuk tidak sembarangan menciptakan atau menyebarluaskan informasi yang belum tentu kebenarannya di media sosial.

"Masyarakat agar bijak dalam menggunakan medsos, jangan sampai ada yang dirugikan, yang berakibat pidana, tetap saring dulu baru sharing," ujar Argo.

Sebelumnya diketahui, hal tersebut merupakan bahan refleksi terkait dengan momentum Hari Media Sosial Nasional yang jatuh pada hari ini tanggal 10 Juni 2020.

TAG TERKAIT :
POLRI Berita Center Media Sosial UU ITE Medsos Kapolri Jenderal Pol Idham Aziz

Berita Lainnya