News

KPK Serahkan Rp600 Juta ke Kas Negara Terkait Kasus Pengacara Lucas

Baharuddin Kamal - 10/06/2020 19:10
Gedung KPK.

Beritacenter.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menyerahkan uang sebesar Rp600 juta kepada negara atas denda yang dibayarkan oleh terpidana korupsi seorang pengacara bernama Lucas.

Lucas dinyatakan bersalah karena berusaha menghalang-halangi penyidikan lembaga antirasuah saat mengusut kasus eks petinggi Lippo Eddy Sindoro.

"Jaksa Eksekusi KPK Andry Prihandono jugak telah melakukan penyetoran ke kas negara berupa pembayaran uang denda sebesar Rp600.000.000,00 pada tanggal 22 Mei 2020 atas nama Terpidana Lucas sebagai pelaksanaan dari Putusan Mahkamah Agung RI Nomor 3328 K/Pid.Sus/ 2019 tanggal 16 Desember 2019," kata Plt Jubir KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Rabu (10/6/2020).

Ali mengatakan, pihaknya akan terus memaksimalkan pemasukan ke kas negara yang berasal dari penyelesaian kasus Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

Sebelumnya diketahui, KPK telah menuntut Lucas dengan 12 tahun penjara. Namun, majelis hakim memvonis Lucas dengan 7 tahun penjara dan denda Rp600 juta dengan subsider 6 bulan kurungan.

Lukas dinilai terbukti menghalangi penyidikan dengan meminta dengan menyarankan agar Eddy Sindoro tidak kembali ke Indonesia selama 12 tahun. Padahal, saat itu Eddy telah ingin menyerahkan diri ke lembaga antirasuah.

Lucas kemudian mengajukan banding dan diterima. Alhasil, hukumannya dipotong menjadi lima tahun kurungan.

Tak sampai di situ, Lucas juga mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA). Dalam putusannya, ia kemudian hanya divonis tiga tahun penjara.

TAG TERKAIT :
KPK Berita Center Kasus Korupsi Petinggi Lippo Pengacara Lukas

Berita Lainnya