Bisnis

Ditengah Pandemi, Industri Pernikahan Alami Rugi Hingga Triliunan Rupiah

Indah Pratiwi - 15/06/2020 16:18

Beritacenter.COM - Industri persiapan pengadaan pernikahan atau jasa wedding alami kerugian hingga triliunan rupiah di tengah wabah pandemi corona(COVID-19). Untuk menghindari PHK, maka Himpunan Pengusaha Dokumentasi Indonesia meminta pemerintah membuka kembali industri pernikahan.

”Berkaitan dengan hotel, gedung, catering, dekorasi, entertainment, dan banyak lagi itu sudah kita programkan,” ujar Ketua Umum Himpunan Pengusaha Dokumentasi Indonesia (HIPDI) Suprafto, Senin(15/6/2020).

BACA JUGA

Saat ini bisnis wedding pengadaan pernikahan membutuhkan dukungan agar bisa bangkit kembali di tengah pandemi. Para pengusaha wedding berharap agar pemerintah mengizinkan membuka pernikahan untuk para calon pengantin yang menginginkan pernikahan di meriahkan.

”Berbeda dengan restoran, mereka bisa langsung buka. Kalau bisnis wedding itu tidak bisa langsung buka, bisa saja sekarang simulasi dan baru bisa melakukan pernikahan pada tahun yang akan datang,” ungkapnya.

Selama pandemi ini, kata dia, pihak wedding telah membatalkan ribuan rencana pernikahan untuk sekitaran Jabodetabek. Meski demikian, ia berterima kasih kepada pemerintah yang mengizinkan acara pernikahan di buka kembali meski ada pembatasan para tamu undangan hanya 30 orang.

“Selama 3 bulan belakangan ini kami cancel pernikahan seluruh Indonesia itu mencapai sekitar 200 ribu rencana pernikahan. Untuk Bodetabek (Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi) sekitar 60 ribu pernikahan (dibatalkan). Maka itu, terima kasih kita kepada pemerintah yang sudah mengizinkan kembali resepsi pernikahan,” ucapnya.

TAG TERKAIT :
Berita Kriminal Indonesia Berita Center

Berita Lainnya