Nasional

Ulama di Serang Tolak Rapid Test, MUI: Mereka Perlu Diedukasi

Lukman Salasi - 17/06/2020 11:50

BeritaCenter.COM - Majelis Ulama Indonesia (MUI) angkat bicara terkait sejumlah ulama di Serang, Banten yang menolak rapid test terhadap kiai dan santri.

Menurut MUI, pemerintah harus memberikan penjelasan atau edukasi kepada mereka terkait pentingnya rapid test dan penanganan COVID-19.

"Kalau alasannya adanya ketakutan maka tugas pemerintah menjelaskan hal itu semua kepada para ulama dan masyarakat setempat," kata Sekretaris Jenderal MUI Anwar Abbas, Selasa (16/6/2020).

Penjelasan perihal rapid test virus Corona, Anwar melanjutkan, penting dilakukan sehingga ke depannya para ulama dapat mengetahui informasi yang sesungguhnya.

"Hal ini dapat dipahami karena adanya berita di media sosial yang berseliweran yang memang kalau tidak ada penjelasan dan jaminan dari pihak pemerintah tentu saja muncul anggapan dan pandangan yang bermacam-macam, tugas pemerintah menjelaskan itu kepada para ulama dan masyarakat setempat sehingga jelas oleh mereka duduk masalahnya," tuturnya.

Penolakan ulama Kota Serang soal rapid test itu sebelumnya beredar di video yang tersebar di media sosial. Salah satu kiai di video tersebut, Enting Abdul Karim, mengatakan ulama takut ketika di-rapid. Hal itu, katanya juga menjadi jalan masuk komunis ke lingkungan kiai.

Di sisi lain, katanya, bahwa Corona juga tidak sebahaya yang dibayangkan. Berobat hanya cukup dengan minum vitamin C dan berjemur. Selain itu, ada yang menyatakan bahwa virus tersebut tak lebih berbahaya dari flu burung.

TAG TERKAIT :
MUI Berita Center Ulama di Serang Edukasi COVID-19 Ulama Tolak Rapid Test

Berita Lainnya